Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Wooh…Anggota DPRD Sulbar Diperiksa Marathon, Siapa Bakal Tersangka?

Wooh…Anggota DPRD Sulbar Diperiksa Marathon, Siapa Bakal Tersangka?

MAMUJU,MENIT7.Com – Tim penyidik Tipikor Kejati Sulselbar memasuki pemeriksaan Injuritime (menit-menit terakhir) dalam penyidikan kasus dugaan korupsi APBD tahun 2016. terkait dugaan korupsi alias pokok-pokok pikiran (Pokir) seluruh anggota dan unsur pimpinan DPRD Sulbar, diduga merugikan keuangan negara senilai Rp150-300 milliar

Setelah melakukan pemeriksaan sejumlah penghubung dan pejabat esalon III dan IV. Kejati kali ini akan memeriksa secara bergilir seluruh anggota DPRD Sulbar, untuk dimintai keterangannya terkait aliran dan penggunaan dana yang bersumber dari APBD dalam bentuk Pokir sejumlah Anggota DPRD mengalir kesetiap SKPD dan OPD diduga tidak tepat peruntukannya dan fiktif alias “siluman”.

Pemeriksaan anggota DPRD dijadwalkan, Selasa (26/9/2017) di kantor Kejati Sulselbar di Makassar. Pemeriksaan itu dilakukan secara marathon, dari pihak Kejati setelah menyita berkas dan dokumen dari kantor Bappeda dan Sekertaris Dewan (Sekwan) dan saksi-saksi pendukung lainnya.

Sedikitnya kurang lebih 30 anggota dewan rencananya hari ini diperiksa secara marathon tim penyidik tipikor Kejati Suselbar di Makassar (26/9). Pemeriksaan ini merupakan penyidikan gelombang terakhir untuk menentukan siapa bakal tersangka dalam kasus ini.

Asisten Intel Kejati Sulselbar, Marang,SH saat dikonfirmasi melalui hanphonenya, membenarkan adanya jadwal pemeriksaan sejumlak anggota dan pimpinan anggota DPRD asal Sulbar, terkait dengan kasus dugaan korupsi APBD tahun 2016 ,namun Asintel tidak dapat jumlah dan nama-nama anggota dewan asal Sulbar yang diperiksa.

Dari hasil pemeriksaan ini akan dilakukan gelar perkara (ekspos) untuk menentukan siapa tersangkanya.

Saat ditanya menit7.com, siapa nama calon tersangkanya, Asintel menolak menyebutkan, dengan alasan belum bisa dipublikasi.

“Yang jelas sudah ada calon tersangka, dan hasil gelar itu nanti juga menentukan apakah tersangka bertambah, tergantung hasil gelarnya nanti,” katanya.

Sementara itu informasi yang dihimpun Menit7.com, menyebutkan sudah ada 2 orang calon kuat tersangka, 1 orang dari pejabat eksukutif dan seorang lagi dari penghubung anggota DPRD Sulbar.

Senada dikatakan, Kasi Penkum Salahuddin, SH,MH juga menolak memberikan keterangan soal adanya 2 orang sudah menjadi tersangka. “Belum ada yang ditetapkan tersangka,” kata Salahunddin melalui WhatsAap(WA). (M7 1)

3,626 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan