Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

WADUH..!!! Satu Lagi Pengacara Laporkan Akun Jonru Ginting

WADUH..!!! Satu Lagi Pengacara Laporkan Akun Jonru Ginting
Jonru Ginting (@jonru.page)

JAKARTA, MENIT7 – Pengacara Muhamad Zakir Rasyidin melaporkan pemilik akun Facebook Jonru Ginting terkait pencemaran nama baik dan fitnah yang bermuatan kebencian serta Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya.

“Atas nama pribadi (laporannya). Sebagai warga negara merasa ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus. Postingan ini bisa memicu konflik karena nadanya tidak ada yang kesannya mengkritik, tapi ini provokatif semua, memancing,” ujar Zakir, Senin (4/9).

“Artinya kalau nulis pesan, ya pesan saja tidak usah kutip kelompok Cina, kemudian Islam, Kristen, nggak boleh begitu dong.”

Akun Jonru Ginting ini, yang memiliki pengikut jutaan akun, diketahui milik penggiat media sosial bernama asli Jon Riah Ukur Ginting.

Dikatakan Zakir, isi postingan akun Jonru bukan merupakan kritik, namun upaya pembentukan opini yang menyudutkan seseorang dan kelompok.

“Apalagi sudah bawa-bawa agama, kelompok-kelompok ras, dan lain-lain. Makanya kita laporin,” ungkapnya.

Praktisi hukum itu menyampaikan, dirinya melakukan pengaduan dan membuat laporan agar kasus ini diproses polisi. Sebelumnya, ia mengklaim telah berdiskusi dengan teman-teman pakar pidana yang menyebutkan postingan itu bukan kritik melainkan memiliki nuansa kebencian.

“Bukan kritik lagi. Kalau kritik kan bahasanya datar-datar saja. Tapi kalau sudah menggunakan foto misalnya presiden, ini sudah upaya seseorang untuk membentuk stigma orang yang lihat itu oh ternyata negatif begitu loh. Ternyata presiden penipu, ternyata presiden ini penghianat, penjual agama seperti yang ditulisnya. Kan tidak bisa dibiarkan ini. Presiden adalah simbol negara kita, harus dijaga,” katanya.

Diketahui, Zakir melaporkan pemilik akun Facebook Jonru Ginting dengan nomor LP/4148/IX/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus, tertanggal 4 September 2017. Laporannya terkait terkait pencemaran nama baik dan fitnah yang bermuatan kebencian serta SARA.

Pekan lalu laporan yang sama dilayangkan oleh pengacara Muannas Al Aidid.(BS/M7)

 

2,256 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan