Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Viral Partai Ponsel Muncul Program “Nyeleneh”, Ulama Waspada

Viral Partai Ponsel Muncul Program “Nyeleneh”, Ulama Waspada

BALIKPAPAN,MENIT7.Com – Ini bukan berita hoax. Baru saja telah berdiri sebuah partai politik baru bernama Partai Ponsel (Pelangsingan Obesitas Negara). Dideklarasikan pada Selasa (19/9) di Jakarta, partai yang dibidani Aris Wahyudi ini memiliki program unggulan yang cukup nyeleneh.

Program tersebut, yakni mengentaskan kemiskinan dengan strategi nikah siri dan lelang perawan.

Perawan atau janda miskin yang memerlukan penghasilan dapat mengikuti program tersebut. Nyelenehnya lagi, perkawinan siri tersebut bisa diatur waktunya sesuai perjanjian kontrak.

“Lelang perawan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswi yang kesulitan biaya kuliah,” kata Aris kepada media di Jakarta.

Munculnya Partai Ponsel cukup menyita perhatian para ulama di Balikpapan. Berita tentang program unggulan nikah siri dan lelang perawan memantik beragam komentar di kanal komunikasi WhatsApp (WA).

Ketua Aliansi Nasional Anti Syiah (Annas) Balikpapan, Fadjar Sidiq menganggap Partai Ponsel telah melecehkan Islam secara kelembagaan. Dia menilai bentuk pernikahan yang dibatasi dengan perjanjian waktu dan upah tertentu, tanpa memperhatikan perwalian dan saksi adalah haram.

“Hanya kaum Syiah yang menyatakan nikah mut’ah adalah halal. Penghalalan nikah mut’ah telah diharamkan oleh Allah dan rasul-Nya,” kata Fadjar.

Bersama para ulama di Kota Balikpapan, Fadjar menyatakan akan mengambil sikap terhadap program nyeleneh Partai Ponsel. Dia juga berharap agar Kementerian Agama menyikapi permasalahan ini.

“Ini persoalan yang tidak main-main. Kemenag harus bersikap,” ujarnya.

Partai Ponsel menilai APBD saat ini sangat obesitas sehingga perlu adanya pelangsingan. Aris optimis partai ini akan berkembang karena didukung oleh aplikasi konsep “MC Laren F1”.

Dengan enteng, pria asal Cilacap ini mengatakan Partai Ponsel dapat berkolaborasi dengan partai-partai lain. Sebagai contoh, bila merger dengan PPP menjadi Ponsel-PPP, bila merger dengan PBB akan menjadi Ponsel-PBB dan lain sebagainya.

Bagi yang akan nikah siri akan difasilitasi oleh Partai Ponsel melalui aplikasi www.nikahsirri.com. Di aplikasi tersebut akan mempertemukan antara para mempelai. Syaratnya pernikahan tidak boleh sejenis (LGBT), tidak boleh juga bagi wanita yang telah bersuami.

“Pada prinsipnya program ini adalah gerakan redistribusi aset dengan menggunakan cara tradisional. Nikah siri juga akan menghindarkan perzinahan. Beberapa anggota ojek online sudah bergabung juga dengan program ini,” ujar Aris.

Walaupun program ini dianggap sangat fenomenal dan ekstrem, Aris tetap yakin program inilah yang paling cocok diterapkan di Indonesia untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan. (KP/M7)

3,104 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan