Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Viral, Ada Warga Takalar Hidup Puluhan Tahun di Hutan

Viral, Ada Warga Takalar Hidup Puluhan Tahun di Hutan

TAKALAR, MENIT.com – Beredar di Media Sosial (Medsos) ada warga kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), hidup puluhan tahun di hutan. Mereka satu keluarga mengasingkan diri dari pemukiman warga karena faktor keterbelakangan mental.

Itu terungkap setelah ada aktivis sosial kemanusian mendapatkan keluarga tersebut, hidup dalam kondisi memprihatinkan di tengah hutan. Mereka makan seadanya. Itupun dari pemberian orang yang merasa ibah.

Keseharian mereka tak memiliki pakaian yang cukup. Ayah dari keluarga itu, justru tak menggunakan baju.

Mereka tidak hanya hidup dalam serba kemiskinan, tapi tempat tinggal mereka, juga terasing. Jauh dari pemukiman warga.

Mereka adalah Dg Tae’ dan dua anaknya, warga dusun Dande dandere, Desa Maccini Baji Kepulauan Tanakeke, Takalar.

Hidup di dalam hutan, karena kedua anaknya mengidap penyakit kelainan jiwa.  Mereka tidak mau berinteraksi dengan warga setempat, dan lebih memilih membangun rumah di tengah hutan, tanpa tetangga.

Daeng Tae’ (80), ayah dari dua anaknya memiliki kelainan jiwa. Dua anaknya itu masing-masing bernama Deke (45) dan Sia (40). Ketiga orang ini, berjuang hidup di tengah hutan.

Sejumlah media online pun, mulai mempulikasikan kehidupan warga tersebut.

Kata Dg. Lawa, warga setempat seperti dilansir sejumlah media online, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ketiga warga ini, hanya mengharapkan uluran tangan dari warga yang bersimpati. Mereka sengaja datang ke hutan memberikan bantuan makanan.

“Kehidupan sehari -hari ketiganya dari uluran tangan warga, “katanya.

Dg. Tae’ dan kedua anaknya, tidak memiliki Kartu Keluarga dan KTP.

Meski begitu, Dg. Lawa berharap ada perhatian dari pemerintah kabupaten Takalar. Kiranya Dg Tae’ bisa dicarikan solusinya agar bisa kembali hidup normal bersama warga setempat.#haludin/Menit7.

892 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

One Response

Tinggalkan Balasan

Dibagikan