Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Usai Upacara HGN, Puluhan Guru Honor Demo Bupati

Usai  Upacara HGN, Puluhan Guru Honor Demo Bupati
Puluhan Guru Honorer Mendemo dan menagih janji Bupati Mamuju Utara, Agus Ambo Jiwa ( foto Joni/M7)

MATRA,MENIT7.com – Memperihatinkan nasib  pahlwan tampa jasa ini, itulah gelar yang diberikan kepada para guru di negeri ini. Meskpin sudah dapat gelaran terhormat,  namun perbaikan nasib sepertinya masih terabaikan. Paling tidak dialami ratusan guru honorer di Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat.

Usai upacara Hari  Guru Nasional (HGN) puluhan tenaga guru honorer terpaksa melakukan aksi unjukrasa guna memperjuangkan nasibnya. Para  guru honorer ini hanya diberi gaji   sebesar Rp150 ribu setiap bulannya, itupun dibayarkan tiga bulan sekali.

Dengan menggunakan pengeras suara serta membawa spanduk, puluhan guru honorer bergantian berorasi didepan kantor Bupati Mamuju Utara, meminta Bupat, untuk  segera menerbitkan SK pengangkatan guru honorer Kabupaten. Aksi ini demo ini sebagai bentuk menagih janji Bupati Mamuju Utara, H. Agus Ambo Djiwa untuk mengangkat mereka sesuai janjinya beberapa tahun silam.

Puluhan guru ini juga mengaku digaji  Rp5 ribu rupiah  hingga Rp10 ribu perjam. Kondisi ini membuat pendapatan guru honorer hanya mampu menghasilkan gaji sebesar Rp150 ribu perbulannya.

Para guru honorer ini juga mengaku dibayarkan tiga bulan satu kali setelah dana bos sekolah dicairkan. Kurang lebih 1 jam  melakukan orasi secara bergantian tak satupun pejabat yang menemui para pendemo.

Hajar H. perwakilan guru honorer,  mengatakan,  demo guru ini menuntut pemerintah Kabupaten Mamuju Utara, untuk  segera menerbitkan SK Kabupaten seperti yang telah dijanjikan oleh Bupati,  dan segera menetapkan upah sesuai Upah Minimum Regional (UMR)  Kabupaten terhadap seribu lebih guru honorer di Kabupaten Mamuju Utara.

Sementara Bupati Mamuju Utara, Agus Ambo Djiwa,  mengatakan, masih menunggu petunjuk pusat soal penerbitan SK Kabupaten bagi guru honorer,  dan  itu masih melalui proses verifikasi karena masih banyak yang tidak memenuhi standar verifikasi guru, tegas Agus Ambo Djiwa.

Data yang diperoleh Menit7.com,  menunjukkan  ada  kurang lebih seribu tenaga guru honorer di Kabupaten Mamuju Utara, belum mendapatkan SK pengangkatan dari Pemerintah Kabupaten Mamuju Utara (joni/M7

2,514 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan