Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Terlibat Cinta Segitiga, Anak Perwira Tinggi Polisi Nyaris Tewas Dibacok

Terlibat Cinta Segitiga, Anak Perwira Tinggi Polisi Nyaris Tewas Dibacok

SAMARINDA, MENIT7.com Peristiwa berdarah nyaris merenggut nyawa anak perwira tinggi Polri di Kaltim. Inisialnya RH, seorang pelajar di sekolah menengah atas (SMA) negeri di Jalan Juanda, Samarinda Ulu. RH bersimbah darah di Jalan Anang Hasyim, tak jauh dari sekolah ternama di kawasan tersebut. Apa pasal hingga RH berkelahi dan nyaris membuatnya pergi ke alam baka?

Kejadian pada Sabtu siang (25/11) itu nyaris membuat nyawa RH melayang. Kasus yang menimpa RH baru terdengar jelas kemarin (26/11). Pelajar tersebut kini terbaring lemah di salah satu ruang paviliun RSUD AW Sjahranie. Pihak keluarga melarang RH ditemui lantaran kondisi korban yang belum bisa dimintai keterangan. Penjagaan super ketat dilakukan di ruang istirahat RH. Kabarnya RH mengalami luka serius di kedua paha dan tangan kanannya.

Untuk diketahui, RH adalah anak perwira tinggi (pati) Polri yang bertugas di Kaltim. Pelajar 17 tahun tersebut juga disebut-sebut bakal digadang orangtuanya untuk masuk akademi kepolisian. Ya, dia hendak melanjutkan kiprah sang ayah.

Peristiwa berdarah itu diduga dipicu perselisihan antara RH dengan Muhammad Mariadi, mahasiswa semester III Fakultas Hukum salah satu perguruan tinggi swasta di Samarinda. Keduanya diduga terlibat dalam kisah cinta segitiga dengan seorang pelajar perempuan yang sekolah tak jauh dari lokasi perkelahian keduanya.

“Ya, antara korban dan pelaku sebelumnya ada komunikasi lewat media sosial,” kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono.

“Di Instagram mereka janji bertemu untuk adu kekuatan,” lanjut Sudarsono.

Setelah bertemu, keduanya sempat baku hantam. Pelaku yang tubuhnya lebih kecil lantas mengeluarkan celurit dari dalam baju yang disembunyikan. RH pun ditebas tiga kali dan mengenai kedua paha dan tangan.

Setelah itu, pelaku bersama rekannya meninggalkan RH seorang diri. Beberapa rekan korban yang berada tak jauh sudah diacungi parang oleh rekan Mariadi. “Berani kalian dekat, habis,” ucap Sudarsono menirukan keterangan beberapa saksi.

Kabar peristiwa yang menimpa RH sampai ke telinga orangtuanya. Orangtua korban langsung memerintahkan jajarannya untuk segera berkoordinasi dengan Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda. Mariadi dibekuk di Jalan Juanda saat melintas menggunakan Toyota Yaris KT 999 ZU warna putih.

Ditegaskan Sudarsono, jajarannya kini tengah memeriksa pelaku untuk mengetahui lebih pasti motif dari peristiwa yang nyaris merenggut nyawa seorang anak perwira tinggi Polri di Kaltim tersebut. #*/Kp/m7.

3,420 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan