Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Terkait Lelang Proyek PPN Palipi, Ini Tanggapan ULP Sulbar

Terkait Lelang Proyek PPN Palipi, Ini Tanggapan ULP Sulbar

MAMUJU, MENIT7.com — Terkait proyek lanjutan pembangunan Breakwater PPN Palipi tahun anggaran 2018 senilai pagu Rp.5.194.855.800 bersumber dari anggaran APBN yang melekat di Dinas Kelautan Provinsi Sulawesi Barat oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) dinilai tidak transparan dalam melakukan lelang.

Hal itu dikatakan rekanan mewakili PT.Sahabat Karya Sejati, Awaluddin kepada Menit7.com disalah satu warkop di Mamuju, Kamis (26/4) lalu.

Ia menilai pihak ULP Sulbar tidak transparan dalam melakukan lelang, selain itu Awaluddin mempertanyakan kinerja ULP Sulbar, dalam penayangan portal lpse.sulbarprov.go.id proyek lanjutan pembangunan braekwater PPN Palipi (Porsi DAK) hilang ditanyangan portal itu.

“Saya herankan pihak ULP Sulbar, dalam penayangan di portal LPSE hilang dan mengatakan tidak memenuhi syarat, tetapi tidak ada penjelasan persyaratan yang dicantumkan pihak ULP,” kata Awaluddin.

Dalam surat pengaduan dilayangkan pihak PT.Sahabat Karya Sejati nomor surat : 045/PT.SAKTI/SANGGAHAN/IV/2018 tertanggal 25 April 2018 Direktur Utama Syaifuddin,SE.

Olehnya itu, pihak PT.Sahabat Karya Sejati menilai ULP diduga punya tendensi tertentu untuk menggagalkan pihaknya mendapatkan pekerjaan tersebut.

“Kita merasa dirugikan, padahal perusahaan PT.Sahabat Karya Sejati sudah masuk urutan pertama, bahkan sudah dilakukan pembuktian berkas dan peralatan yang dilakukan oleh Pokja ULP.

Ironisnya¬† disaat seharusnya sudah ada pengumuman pemenang lelang namun justru pihak ULP membatalkan sepihak dan portal di LPSE pun dihilangkan. Jelas hal ini dianggap merugikan pihak kami oleh ketidak transparan pihak ULP tersebut,” ungkap Awaluddin.

Melalui Ketua Unit Layanan Pelayanan (ULP) Sulbar Hamrullah Said, dikonfirmasi Menit7.com mengatakan, pihak PT.Sahabat Karya Sejati saat ditinjau dilokasi terkait alat tidak memenuhi syarat sehingga akan dilelang ulang.

“Pihak Pokja tidak memutuskan sepihak, karena proses disaat peninjauan dilapangan pihak PT.Sahabat Karya Sejati tidak memenuhi syarat, sehingga lelang diulang kembali. Belum ada juga pemenangnya, darinya itu kita lelang ulang kembali,” kata Hamrullah Said saat dikomfirmasi via telpon selulernya, Sabtu (5/5/2018).#Jay/JOIN.

1,036 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

One Response

Tinggalkan Balasan

Dibagikan