Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Tak Ada Asas Manfaat, Ombudsman Soroti Bendungan Tommo

Tak Ada Asas Manfaat, Ombudsman Soroti Bendungan Tommo

MAMUJU, MENIT7.com – Bangunan bendungan Tommo di Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, yang menelan anggaran Rp 48,23 miliar anggaran tahun 2015 oleh Kementerian PUPR dinilai tidak memiliki asas manfaat.

Tak heran, kalau bendungan ini mendapat sorotan dari masyarakat terutama lembaga pengawas pelayanan publik Ombudsman RI Sulawesi Barat.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulbar, Lukman Umar mengatakan, bendungan Tommo dibangun untuk menjadi sumber pengairan lahan pertanian padi di Kabupaten Mamuju, agar produksi petani meningkat.

Menurutnya, dengan dibangunnya bendungan Tommo maka sistem pengairan lahan pertanian padi masyarakat kepada sejumlah Kecamatan diantaranya Kecamatan Tommo, Sampaga, Papalang dan Kecamatan Pangale akan lebih maksimal.

“Tujuan dan harapan dari pembangunan bendungan Tommo, agar lahan pertanian padi yang selama ini tidak memiliki sarana irigasi teknis dan kesulitan sumber air, dapat memiliki sarana irigasi yang baik sehingga dapat memacu produktivitas pertanian padi di daerah ini.

Tapi faktanya hari ini justru bertolak belakang jika kita melihat kondisi bendungan itu,” ungkap Lukman.

Lanjut Lukman, Tim Ombudsman RI Sulbar sudah melakukan monitoring untuk melihat langsung kondisi dilapangan, hasilnya menemukan kondisi yang cukup menyedihkan melihat sarana dan prasarana bendungan Tommo yang terkesan tidak siap dan asal-asalan.

Dari catatan Ombudsman RI Sulbar, meminta Satker PJPA WSKKPL SB (Wilayah Sungai Kalukku – Karama WS Palu – Lariang Sulawesi Barat) segera tersedia UPTD khusus pengelola bendungan Tommo agar pemeliharaan bisa lebih maksimal, termasuk tersedianya penanggungjawab sistem buka tutup pintu bendungan untuk mencegah banjir di pemukiman warga dan di areal persawahan.

Mendorong bendungan Tommo segera difungsikan sebagaimana tujuan pembangunannya agar sistem irigasi dapat dimanfaatkan.#Hms-ORI/Jay

2,812 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan