Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Sulbar Menempati Urutan 3 Kasus  Kekerasan Anak dan Prempuan

Sulbar Menempati Urutan 3 Kasus  Kekerasan Anak dan Prempuan

Mamuju,Menit7.com-  Dari data yang  tercatat di P2TP2A di Provinsi Sulawesi Barat, kasus kekerasa anak dan perempuan pada tahun 2016, menempati  urutan pertama  dengan 130 kasus. Kabuapten Pasangku mennempeti urutan pertama di Provinsi Sulawesi Barat.

Tahun 2017  mengalami kenaikan  menjadi  287 kasus, dan tahun 2018  periode Januari hingga Mei sudah tedapat  43 kasus.  Kasus Kekerasan fiksik menempati  persentase tertinggi.

Hal tersebut terungkap pada kegeiatan kampanye Tree Ends di Kabupaten Majene, Kamis (9/8), yang dihadiri Gubernur  Sulawesi Barat  H Ali Baal Masdar, dan sejumlah Pejabat Kabupaten Majene.
Ketua panitia Hartati Zainuddin, mengungkapkan kasus kekerasan perempuan dan anak di Provinsi Sulawesi Barat, menempati peringkat ke 3 secara nasional. Kasus pekerja anak dibawa umur tahun 2016 mencpai 19.82 persen, dibawa  Provinsi Papua dan  Sulawesi Utara.

 

Selain Kekerasan fisik,  pernikahan anak dibawah umur juga menjadi isu publik di Provinsi Sulawesi Barat dengan termasuk peringkat tertinggi secara nasional.

 

Data pekerja anak sendiri tahun 2016 sebanyak 19,82 persen, dan menjadi peringkat ketiga tertinggi secara nasional setelah Papua dan Sulawesi Utara. Selain pekerja anak, juga maraknya pernikahan anak juga menjadi isu publik di Provinsi Sulawesi Barat dengan termasuk peringkat tertinggi secara nasional.

 

Maraknya kasus- kasus  kekerasan yang menimpa perempuan dan anak, membuat Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggagas program Three End.

 

Program Three End berfokus bertujaun untuk mencegah dan, akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan orang (trafficking), akhiri ketidakadilan pada sumber daya ekonomi bagi perempuan.

 

Demi melindungi hak-hak politik perempuan, Kementerian menambah satu komponen lagi  menjadi three end plus, yaitu akhiri ketertinggalan perempuan dalam politik.(uc/menit7)

170 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan