Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Sulbar Dapat 5000 Ha Peremajaan Kepala Sawit

Sulbar Dapat 5000 Ha Peremajaan Kepala Sawit

Mamuju Kominfo Pemprov Sulbar_salah satu program Pemerintah Provinsi Sulbar melalui Dinas Pertanian Sulbar yaitu dilaksanakannya peremajaan perkebunan kelapa sawit di dua Kabupaten yang diatur melalui Badan pengelolaan dana perkebunan kelapa sawit (BPDPKS) Dirjen Perkebunan Pusat, Adapun target areal peremajaan kelapa sawit dalam rangka pendanaan BPDPKS Tahun 2018 Provinsi Sulbar diusulkan seluas 5.000 Ha, kita diberikan 5 ribu hektar, 2.500 untuk Kabupten Pasangkayu dan 25.000 untuk Kabupaten Mamuju Tengah,

Hal tersebut dikemukakan Enny Angraeni Anwar, Wakil Gubernur Sulbar saat menghadiri acara pertemuan sosialisasi peremajaan perkebunan kelapa sawit tingkat Provinsi Sulawesi Barat, di maleo town square mall dan hotel convension, Selasa, 28 Agustus 2018.

Dikemukakan, sosialisasi peremajaan kelapa sawit perkebunan merupakan tanda keseriusan dan dukungan Kementerian Pertanian, khususnya Direktur Jenderal Perkebunan dalam rangka peremajaan kelapa sawit di seluruh Indonesia termasuk di Provinsi ke-33 tersebut

Lebih lanjut, Sebagaimana diketahui bahwa upaya pengembangan perkebunan kelapa sawit rakyat dilakukan melalui kebijakan revitalisasi perkebunan dan kewajiban setiap perusahaan penerima izin usaha perkebunan, demi menfasilitasi pembangunan masyarakat sekitar paling rendah seluas 20 persen dari izin yang diberikan oleh Bupati.

Selain itu, Dalam upaya menjaga peran kelapa sawit secara berkelanjutan, Pemerintah telah menetapkan kebijakan tentang perhimpunan dana perkebunan kelapa sawit yang diatur dalam undang-undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang perkebunan, dimana dukungan kebijakan tersebut meliputi kegiatan peremajaan (Replanting) tanaman kelapa sawit pengembangan SDM dan bantuan sarana dan prasarana.

Enny mengatakan, Untuk melaksanakan kegiatan peremajaan kelapa sawit, Pemerintah Kabupaten sangat berperan aktif karena petani dan kelembagaan petaninya serta lahan perkebunan berada di masing-masing Kabupaten, peremajaan tersebut demi mengganti tanaman yang produktifitasnya kurang dari 10 ton TBS/Ha/Tahun, kegiatan tersebut juga mencakup penaganan resiko kebun seperti yang terkena dampak pengaturan tata ruang wilayah, kawasan hutan dan kesatuan hidrologis gambut.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sangat menyambut baik kegiatan peremajaan kelapa sawit yang dilakukan oleh tim BPDPKS, diharapkan melalui pertemuan ini semua pihak terkait ikut berperan dan memberikan masukan dan dukungan di sulawesi barat yang berkelanjutan, pungkas Enny isteri dari gubernur dua priode 2006-2016 itu

Ketua panitia, Abdul Waris Lestari melaporkan, adapun yang menjadi tujuan pertemuan sosialisasi peremajaan kelapa sawit tersebut ialah untuk mencapai kesepahaman dan mensinkronisasikan peran natar semua stake holder dalam mendukung pengembangan usaha perkebunan kelapa sawit yang lebih efesien terintegrasi dan berkelanjutan melalui peremajaan kelapa sawit.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan selama dua hari dimulai pada 28 hingga 29 Agustus 2018 yang mengikut sertakan Bupati dari Kabupaten Mamuju, Mateng, dan Pasangkayu atau yang mewakili, para unsur pimpinan komisi II dari DPRD Kabupaten, para kepala instansi vertikal terkait dan Kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar, pimpinan Bank serta para penangkat benih yang ada di Sulbar.

Segala pembiyaan timbul dalam pelaksanaan kegiatan ini dibebankan pada anggaran BPKDPKS Kementerian pertanian Tahun Anggaran 2018, bebernya
Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Perbenihan Perkebunan Pusat, plt. Kepala Dinas Pertanian Sulbar, Tanawali,tim Badan Perkebunan Kelapa Sawit, wakil bupati pasangkayu, para pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar dan Pemkab. (kmf/farid)

915 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan