Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Soal Dugaan Markup RPU, Walikota Balikpapan Siap Diperiksa

Soal Dugaan Markup RPU, Walikota Balikpapan Siap Diperiksa
Walikota Balikpapan Rizal Effendi.(Foto-Ist)

BALIKPAPAN, MENIT7.Com – Kendati belum menerima surat pemanggilan dari kepolisian, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengaku siap memberikan keterangan dalam kasus dugaan markup proyek rumah pemotongan unggas (RPU) di Jalan Soekarno-Hatta Km 13.

“Sebagai warga negara kita harus taat hukum. Jika kepolisian melakukan pemanggilan tentu akan kita penuhi,” ungkapnya, Senin (30/10) .

Namun Rizal mengatakan, sampai kemarin dirinya belum menerima surat pemanggilan dari penyidik Polda Kaltim. Dirinya juga tak ingin berandai-andai. Ia mengaku, mendukung upaya aparat penegak hukum untuk menyelesaikan kasus ini.

“Persoalan apakah ada markup anggaran dan lain-lain, biar kepolisian yang menentukan lewat hasil pemeriksaan,” kata Rizal.

Terpisah, Kasubdit III Tipikor Direktorat Kriminal Khusus Polda Kaltim AKBP Winardy menyebut, tidak ada pemanggilan atau pemeriksaan terhadap Wali Kota Rizal Effendi kemarin. Pihaknya masih menghimpun keterangan dari 26 saksi yang telah dipanggil.

“Saat ini, kami juga menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan sebagai bahan pembanding fakta di lapangan,” ucapnya.

Sebelumnya, Polda Kaltim yang mengambil alih kasus ini dari Polres Balikpapan sejak September lalu tak kunjung menetapkan tersangka. Padahal sudah lebih 26 saksi dimintai keterangan, baik dari pemerintahan dan warga sipil.

Diketahui, dugaan markup pengadaan lahan RPU Km 13 mengemuka dalam draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2015. Di mana anggaran untuk pengadaan lahan RPU tertulis Rp2,5 miliar. Namun, dalam APBD 2015 anggarannya menjadi Rp12,5 miliar.

Selanjutnya, dalam laporan realisasi anggaran semester pertama 2015 dan prognosis enam bulan ke depan, anggaran untuk lahan RPU kembali berubah menjadi Rp12,273 miliar. Atau terdapat selisih Rp227 juta. Padahal, pada kolom realisasi pembayaran di lapangan masih nihil.#KP/Hul/M7.

 

3,594 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

5 Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan