Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Soal Cairnya Dana PIP SD Tibawa, Kepala BRI Bilang Itu Urusan Sekolah Sama Siswa

Soal Cairnya Dana PIP SD Tibawa, Kepala BRI Bilang Itu Urusan Sekolah Sama Siswa

Gorontalo, Menit7.com – Terkait cairnya dana PiIP di SDN 20 Tibawa, Kabupaten Gorontalo, pada Bank BRI Unit setempat. Dana tersebut adalah beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), yang diprogram Pemerintahan Jokowidodo,.

Namun anehnya dana tersebut dicairkan sejak tahun tahun 2018 tanpa sepengetahuan siswa dan orang tua serta walinya. Buku tabungan milik siswa di simpan oleh pihak sekolah dan tidak diserahkan ke siswa atau orang tua siswa.

Kasus ini terungkap setelah salah seorang orang tua tua siswa mempertanyakan ke pihak sekolah, karena sejak dua tahun yakni tahun 2018 dan 2019 belum diterimanya. Buku tabungannya disimpan disekolah oleh pihak sekolah.

Setelah itu diterima, orang tua siswa kaget, karena dalam buku rekening tersebut telsh terjadi penarikan secara tunai sejak 2 tahun lalu.

Dihadapan para wartawan, Kepala BRI Unit Tibawa, Viktor mengatakan, bahwa pihak sekolah bertanggung jawab tentang pencairan dana beasiswa PIP dari pihak Bank (BRI, red), dikarenakan pencairan dana tersebut dilakukan secara kolektif yang diwakili oleh pihak sekolah.

Menurut Viktor, bahwa pihaknya dalam melakukan pencairan sudah sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

“Ketentuan pencairan dana. Pencairan oleh pertama siswa, yang kedua oleh Kepala Sekolah (Kepsek). Jadi bisa oleh siswa atau Kepala Sekolah. Yang siswa, rekening tabungan Simpel (Simpanan Pelajar, red) yang dibawa, siswa membawa surat keterangan Kepala Sekolah, siswa membawa surat-surat identitas, dalam hal siswa SD dan SMP yang tidak memiliki KTP harus didampingi oleh orang tua wali, Kepala Sekolah atau guru,” Jelas Viktor, saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (8/2/2020) kemarin.

“Nah sekarang yang kita bayarkan melalui Kepala Sekolah, itu sah sesuai aturan. Disitu Kepala Sekolah, Guru membawa surat keterangan dari Kepala Sekolah, lalu Kepala Sekolah atau Ketua Lembaga membawa foto KTP diri dan menunjukan aslinya, kedua foto copy SK (Surat Keterangan, red) pengangkatan diri sebagai Kepala Sekolah, yang tiga surat pertanggungjawaban mutlak (SPTMJ) Itu 3 (tiga) hal syarat yang harus dibawa,” lanjut Viktor.

Saat ditanya, apakah ada surat kuasa (SK) penarikan dari siswa atau orang tua siswa kepada pihak sekolah untuk melakukan penarikan dana beasiswa PIP tersebut di BRI, Viktor mengatakan bahwa sesuai prosedur hanya itu, sesuai yang sudah dijelaskan.

“Itu (SK penarikan, red) urusannya sekolah sama siswa. Kita hanya sesuai dengan aturan, sudah lengkap semua. Itu urusan sekolah sama siswa. Karena kan dia sudah pihak pejabat yang dikuasakan oleh sekolah dasar,” tegas Viktor.

“Torang (kita, red) tidak minta lagi surat kuasa (SK penarikan, red) disini. Surat kuasa cuma ini, surat kuasa kolektif sekolah. Kalau itu (SK penarikan) nanti ditanyakan ke sekolah, kalau yang torang (kita) perlu hanya ini,” pungkas Viktor. (RRK)

4,183 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan