Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Semangat Sumpah Pemuda Terasa Hilang?

Semangat Sumpah Pemuda Terasa Hilang?

OPINI- Sumpah Pemuda merupakan proses kelahiran Bangsa Indonesia. Buah hasil perjuangan rakyat dan pemuda-pemudi selama ratusan tahun, tertindas dibawah kaum kolonialis.

Kondisi ketertindasan inilah yang menjadi api semangat Pemuda Indonesia, untuk membulatkan tekad bersatu mengangkat harkat, derajat dan martabat rakyat Indonesia di hadapan kaum penjajah.

Tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat dan Pemuda Indonesia, hingga berhasil menyatakan kemerdekaannya 17 tahun kemudian. Yaitu pada 17 Agustus 1945.

Dengan rumusan naskah yang ditulis melalui secarik kertas oleh Mohammad Yamin,diperdengarkan kepada Perhimpunan Pelajar dari seluruh Nusantara.

Sumpah Pemuda menjadi cikal-bakal pemersatu bangsa, telah ikut andil sebagai motor dalam menggerakkan rakyat. Demi memerdekaan Indonesia.

Makna Sumpah Pemuda dipandang sebagai tonggak utama berdirinya persatuan dan kesatuan Indonesia. Seakan belum berhasil menampar kesadaran pemuda-pemudi dalam era globalisasi.

Terkikisnya mentalitas pemuda, dengan perwujudan nasionalisme yang memudar. Seakan menjadi ‘pemerkosa’ yang gagah dalam sikap apatisme yang diperlakukan kepada bangsa Indonesia.

Bukan tanpa alasan untuk tidak peduli terhadap perjuangan para pendahulu. Namun sikap yang enggan dibentuk oleh kesadaran diri. Sekiranya dapat menjadi batu sandungan bagi perjalanan berkehidupan bangsa di masa yang akan datang.

Jiwa dengan semangat nasionalisme dan patriotisme harus ditumbuhkan. Supaya dalam peruntukkannya, pemuda dapat menjadi bagian dari pelaksana serta pengawal kehidupan bernegara.

Ideologi Pancasila sebagai cerminan dari peri kebangsaan, harus tetap ditegakkan. Eksistensi sikap pemuda yang condong bersifat pragmatis,serta mengkotak-kotak diri, juga wajib dikesampingkan.

Sikap cinta akan tanah air, rela berkorban demi nusa dan bangsa. Pemupukan mental dan sikap sebagai pejuang dalam menjaga harga diri pertiwi.

Serta tidak lupa menempatkan persatuan, kesatuan serta keselamatan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi maupun golongan.

Sebagai titik balik perjuangan rakyat, supaya Indonesia dapat memiliki seorang pemuda, yang mampu menjadi penggerak. Serta wakil bangsa dengan dasar jiwa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda memasuki usia ke 89 tahun, perjalanan suatu pemuda banyak melahirkan pemimpin nasional.

Tak heran jika Presiden RI pertama, Ir.Sukarno mengatakan berikan 1000 orang tua akan kucabut rumput gunung Semeru.
Berikan 10 Pemuda akan kuguncangkan dunia.

Semangat dan patriotisme Pemuda dan pantang menyerah Pemuda dibutuhkan saat ini. Bukan hanya omongan tapi dibuktikan dengan tindakan.

#Semangat Hari Sumpah Pemuda.
Mamuju,Sabtu,28 Oktober 2017.

#Hasjaya Hasan.

3,676 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

One Response

  1. RandseapeJuli 2, 2019 at 2:12 pmReply

    Want to buy isotretinoin tadalafil cialis from india Order Discount Direct Fluoxetine Secure Online Cheapeast Reno Alternativa A Propecia Originale Keflex Toxicity

Tinggalkan Balasan

Dibagikan