Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Selembar Kain Sekomandi  Ratusan Tahun Ditawar Rp 75 Juta

Selembar Kain Sekomandi  Ratusan Tahun Ditawar Rp 75 Juta
Kain Sekomandi

Mamuju, Menit7.com-Siapa yang tak kenal Sekomandi, Popularitas kain tenun dari kecamatan Bonehau-Kalumpang ini,  semakin  hari  semakin mendunia, tidak hanya diminati warga lokal Kabupeten Mamuju, Sulawesi Barat saja.  Belakangan kain dari kerajinan tangan ini menjadi bahan incaran kolektor dan desainer ditingkat nasional.

Adalah kain tenun Sekomandi jenis pola Ulukarua milik ibu Bungalia, menjadi incaran pencinta kain di Indonesia. Kain tenun dari kerajinan home industri  ini  diburu oleh kolektor dari berbagai daerah. Selain motipnya yang indah, kain ini juga telah berumur ratusan tahun

Menurut cerita Bungalia, Sekomandi miliknya  pernah ditawar  seharga Rp 75 juta oleh seorang desainer  nasional. Meski menadapat tawaran  menggiurkan  tidak membuatnya  melapas kain warisan dari  moyangnya itu.

Kain Sekomandi ini telah berumur ratusan tahun

Alasannya sangat jelas,  selain  kain tersebut adalah warisan turun temurun dari keluarganya, Sekomandi ini telah berusia  satu abad lebih yakni berkisar 103 tahun, suatu umur kain yang cukup tua, melebihi umur  kemerdekaan  Republik Indonesia. “ saya memang butuh uang, tapi kalau harus menjual identitas keluarga dan sejarah Sekomandi, saya pasti tolak”  tegas Bungalia pemilik Sekomadi ratusan tahun ini.

Selain alasan sejarah,  faktor kerumitan  dalam membuat kain tenun Sekomandi dalam pembuatannya memilik tingkat kerumitan yang tinggi.  Untuk  selembar kain Sekomandi  bisa sampai memakan waktu satu tahun pekerjaannya. Sekomandi terdapat terdapat  5 jenis berdasarkan coraknya, yakni  Ulukarua, Lellssepu, Tonoliong, Tossobalekoang, dan  Dapporidappu.( Hms/ucheng)

4,181 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan