Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Sekolah Islam Terpadu Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak

Sekolah Islam Terpadu Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak

MAMUJU, MENIT7.com – Pendidikan dan pengetahuan disertai akhlak adalah kekuatan, untuk mewujudkan generasi muda bersaing secara global yang penuh tantangan. Hal itu dibuktikan Ketua Yayasan Mitra Manakarra, DR.H.Suhardi Duka,MM bekerja sama Yayasan Ibnu Abbas membuka cabang Sekolah Islam Terpadu (SDIT) Buah Hati Islamic School Jakarta di Mamuju.

Pembangunan ditandai peletakan batu pertama dilakukan Ketua Yayasan Mitra Manakarra, Suhardi Duka diikuti Kapolda Sulbar, Brigjen Baharuddin Djafar, Ketua DPRD Sulbar Hj.Amalia Aras dan Ketua DPRD Mamuju, Hj.Suraidah Suhardi dan Kadis Pendidikan Kabupaten Mamuju, mewakili Bupati Mamuju.

Hadir dalam acara itu, H.Hajrul Malik selaku Ketua pelaksana pembangunan.

Suhardi Duka, dalam sambutannya mengatakan, dibangunnya sekolah Islam terpadu, tujuannya meningkatkan kualitas pendidikan di Sulbar, dilandasi moral dan berlandaskan agama.

“Pendidikan dibarengi moral dan akhlak, akan melahirkan generasi yang unggul, karena banyak pejabat tergelincir kearah korupsi karena tidak dibarengi moral dan akhlak,” ucapnya di depan para tamu undangan di Jalan Soekarno Hatta, Mamuju, Rabu (21/2/2018).

Rencananya bangunan gedung sekolah berdiri dilokasi tanah seluas 1,7 Hektare,  kerjasama antara Suhardi Duka, selaku Direktur Yayasan Mitra Manakarra dalam mewujudkan generasi muda yang cerdas dan berakhlak.

Ketua pelaksana pembangunan, H.Hajrul Malik meyampiakan.

“Setelah kakanda juga ayahanda bapak SDK rehat sejenak dari dunia politik. Praktis ternyata konsentrasi di dunia pendidikan dan beliau mau membantu dengan memberikan tanahnya seluas 1,7 Hektare, untuk dibangun gedung sekolah,”  terangnya.

SDIT sendiri dalam proses pembelajaran mengklaim menggunakan metode pembelajaran berbasis Multiple Intelligence (kecerdasan jamak) Character Building (pembentukan karakter) menempatkan peserta didik sebagai subyek dan pelaku pembelajaran yang inovatif dan kreatif.

Selain peningkatan mutu kompetensi guru di berlakukan pendekatan Total Quality Management dalam rangka menciptakan proses pembelajaran terbaik.

Kurikulum SDIT memadukan kurikulum 2013 dan kurikulum tingkat satuan pendidikan diperkaya dengan kurikulum muatan lokal untuk memperluas wawasan peserta didik, sehingga mereka tidak hanya memiliki kecerdasan intelegensi, namun juga kecerdasan emosional dan spiritual.#Jay/M7.

1,138 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan