Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Sejumlah Wartawan Kecam Pernyataan Kepala BI Sulbar, Ancam Lapor Polisi

Sejumlah Wartawan Kecam Pernyataan Kepala BI Sulbar, Ancam Lapor Polisi

MAMUJU, MENIT7.com — Ketua Dewan Kehormatan Ikatan Jurnalis Sulbar (IJS) Ashari Rauf menilai tulisan Dadal Angkoro Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulbar di Grub WhatsApp BI, Senin 23 April, melukai perasaan sejumlah wartawan di Sulbar.

Menurut dia, percakapan yang memuat tanggapan Dadal terkait berita sebelumnya terkesan emosional dan agak mengolok-ngolok kinerja wartawan yang memberitakan dirinya. Ashari Rauf mengecam komentar yang dinilai memalukan dari seorang kepala perwakilan BI Sulbar itu. “Saya minta agar menyebut nama media online penyebar berita hoax dan yang suka C

copy paste,” kata Ashari, Senin (23/4/2018).

Ashari Rauf menegaskan agar Dadal bisa bijak dalam bersikap apalagi dirinya seorang pejabat publik yang membawa nama besar BI di Sulbar dan tidak membuat resistensi dengan wartawan dari media apapun, utamanya media Online.

“Sejauh ini saya melihat sumbangsih dan kontribusi besar dari media online bagi pembangunan di Sulbar. Saya prihatin, meskipun mungkin bercanda,tapi tak elok selaku ketua BI Sulbar berkomentar demikian di Group WA. Ini sama halnya melukai hati sebagian wartawan, utamanya dari media online,” Ashari Rauf mengungkapkan.

Ashari menilai sejauh ini tak ada media yang suka Copy Paste, meskipun ada, itu merupakan rilis yang sering dibagikan dari berbagai instansi. Kata dia, berita yang bersumber dari instansi tertentu, tentu juga berdampak positif bagi penbangunan daerah.

“Kalau misalnya ada, saya mendesak Kepala BI Sulbar untuk menyebut nama media online yang sering Copy Paste dan penyebar Hoax.Selaku wartawan, saya secara pribadi kurang srek dengan komentar dan tanggapan yang kurang etis dari pimpinan lembaga perbankan di Sulbar ini,” Ashari menuturkan.

Berita ini mencuat setelah beberapa media online memberitakan pihak BI yang menduga diskriminatif dalam memperlakukan wartawan pada sebuah acara yang di gelar BI. Dalam acara itu hanya wartawan yang telah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diundang. Dadal kemudian menanggapi berita tersebut dan terkesan bernada emosianal.

Dimana dalam percakapan tersebut, Kepala BI, Dadal Angkoro, menuliskan, “Ya menurut pendapat pribadi saya, berita online kemarin menunjukkan bhw kebanyakan hanya copy paste, tdk check dan re-check, cenderung adu domba dan di belakangnya ada interest (salah niat buat berita), tdk paham masalah, dan yg menarik adalah tdk ada etika dgn spam WA saya,” Dadal Angkoro menuliskan dalam grub tersebut.

Kemudian di paragraf selanjutnya Dadal juga bilang kalau wartawan online harus memperdalam ilmu kejurnalisannya dan tidak hanya menyadur berita orang lain sebagai bahan beritanya.

“Jadi benar bang Sarman uji kompetensi utk memperdalam kode etikjurnalistik dan melahirkan karya pers dgn standarjurnalistik. Sebagian besar pelaku media online berpikir bhw dgn copy paste dan online sdh jadi wartawan,” sambung Dadal dalam tulisanya.

Beberapa organisasi wartawan juga kecewa dengan pernyataan orang nomor satu di BI Sulbar ini. Merekan mengancam akan melakukan protes dengan menggelar demo dan melaporkan Dadal ke pihak Kepolisan setempat. #Jay/As/M7.

1,082 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan