Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

SDK: Kita Dukung Moril, Bukan Secara Hukum

SDK: Kita Dukung Moril, Bukan Secara Hukum
Suhardi Duka (SDK) Ketua Partai Demokrat Sulbar. (Foto-Ist)

MAMUJU,MENIT7.Com- Penetapan tersangka Ketua DPRD Sulbar Andi Mappangara dari Kejati Sulselbar terkait kasus dugaan dana aspirasi tahun 2016 pada Rabu 4 Oktober 2017 di Makassar.

Ditetapkannya Andi Mapangara juga menjabat Sekretaris DPD Demokrat Sulbar sebagai tersangka, mengundang komentar dari orang nomor satu partai Demokrat, Suhardi Duka (SDK).

SDK mengatakan, bahwa dirinya secara pribadi, tetap mendukung Andi Mapangara secara moril. Namun dia menegaskan, tak akan mendukung secara hukum kader Demokrat yang terlibat dengan korupsi.

“Kita tetap mendukung, beri semangat dan suport. Tetapi menyangkut hukum, kami tak akan memberi perlindungan apalagi yang terlibat korupsi,” ungkap SDK via telepon,Kamis (5/10).

Ia menekankan, partai berlambang Mercy mempunyai komitmen untuk memerangi korupsi di Indonesia, terkhusus wilayah Sulbar. Hal itu, kata SDK, dilihat dari berbagai kebijakan politik yang diambil Partai Demokrat, mulai dari tingkat nasional hingga daerah.

“Demokrat tidak masuk dalam pansus hak angket KPK di DPR RI. Kami selalu mendukung lembaga anti rasua untuk memberantas korupsi. Siapapun dia, walaupun itu setingkat sekretaris DPD Demokrat, kita tak akan melindungi,” tegasnya.

SDK mengakui, dirinya sudah bertemu dengan Andi Mapangara, mantan anggota DPRD Polman, pasca ditetapkan sebagai tersangka. Kata SDK, Andi Mapangara merasa heran dengan status yang disematkan Kejati Sulselbar tersebut.

Sayangnya, saat wartawan mengkonfirmasi Andi Mapangara terkait hasil press reales Kejati Sulselbar, handphone ketua DPRD tersebut tidak aktif. (Her/M71)

2,272 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan