Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

SDK: Kader Demokrat Jadi Tersangka Wajib Mundur

SDK: Kader Demokrat Jadi Tersangka Wajib Mundur
Suhardi Duka (SDK) Ketua Partai Demokrat Sulbar. (Foto-Ist)

MAMUJU, MENIT7.Com-Penolakan gugatan Praperadilan tiga tersangka ketua dan wakil ketua DPRD Sulbar, oleh Pengadilan Negeri (PN) Makassar, memasuki babak baru.

Salah satu dari mereka yakni Andi Mappangara (ketua DPRD) dari partai Demokrat, secara resmi telah menyatakan diri mundur dari jabatannya selaku ketua DPRD Sulbar, dan Sekertaris DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat. Bahkan ia mendesak pihak DPD agar secepatnya mengusulkan ke pusat (DPP) untuk mencarikan penggantinya.

Hal tersebut disampaikan Andi Mappangara dihadapan para wartawan saat jumps pers di kantor sekertariat partai Demokrat di Mamuju, Rabu (25/10).

Alasan pengunduran dirinya, agar ia lebih fokus menghadapi kasus yang saat ini membelitnya.

Sementara itu Suhardi Duka (SDK), Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat, yang dimintai tanggapannya, membenarkan hal itu.

Bahkan, Suhardi,lebih tegas lagi. Menurutnya siapapun kader partai Demokrat yang sudah ditetapkan sebagai tersangka wajib mundur, tidak hanya dari jabatannya, bahkan dari keanggotan partai berlambang mercy itu.

“Harus mundur dan wajib mundur, inilah partai Demokrat. Kita tidak mentolerir jika ada Anggota atau kader yang tersangka, apalagi ini dugaan korupsi,” tegas SDK.

Untuk itu, ia akan segera mengusulkan ke DPP untuk pengganti yang bersangkutan. “Dari 9 Anggota partai demokrat di dewan semua berpeluan untuk menggantikan tersangka semua tergantung ke pusat,” tuturnya.

Dalam menghadapi kasus yang membelit ketua DPRD Andi Mappangara ini. Apakah pihak partai akan menyediakan tim pembela?. “O… Tidak, tidak. Kita tidak akan siapkan pembela, ini kasus dugaan korupsi, Demokrat tidak mentolerir,” tegas SDK.#Alfian/M7.

1,856 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan