Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Satker Perkeretapian Gusur 400 Kuburan

Satker Perkeretapian Gusur 400 Kuburan

BArru, Menit7.com- Polemik masalah jalur rel kereta api yang melintasi kuburan di Kelurahan Kiru-Kiru, Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru akhirnya menemui titik terang.

Itu setelah pihak Satker dari Dirjen Perkeretaapian berencana merelokasi atau menggusur kuburan tersebut.

Kepala Balai Perkeretapian Jawa Timur yang menangani konstruksi rel kereta api Sulsel, Nur Setiawan Selasa, 21 Agustus di Barru mengatakan, rencana relokasi kuburan tersebut akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

“Dari 809 makam yang ada ditempat itu, hanya sebagian yang direlokasi atau sekitar kurang lebih 400 makam saja,” katanya.

Menurut Nur, kuburan yang direlokasi itu hanya yang berada di dekat jalur rel kereta api.

“Jadi yang berada dekat dengan jalur, itu yang direlokasi. Soal penyiapan lahan baru untuk tempat pindah makam kita serahkan sepenuhnya ke Pemerintah Kabupaten Barru,” ujarnya.

Selain memindahkan lahan kuburan, kami juga akan membuat dinding pembatas agar dapat meminimalisir jumlah kuburan yang dipindahkan,” sambungnya.

Keputusan tersebut pun turut disampaikan di hadapan Kajati Sulselbar, Tarmizi dan Bupati Barru, Suardi Saleh saat bertemu di lokasi proyek.

Kajati pun berharap agar proses relokasi lahan tersebut bisa berjalan dengan lancar tanpa ada gesekan.

“Kami berharap relokasi ini bisa berjalan dengan aman. Tugas Pemerintah Kabupaten Barru agar menyiapkan lahan pengganti sebelum melakukan relokasi. Terakhir agar pemerintah dapat menjamin suasana berjalan kondusif,” kata Kajati Sulselbar Tarmizi.

Sebelumnya warga Kelurahan Kiru-Kiru khususnya ahli waris makam yang meminta agar tidak merelokasi kuburan dan mengganti konstruksi jalur rel kereta api. Ia menegaskan bahwa hal itu sulit dilakukan sebab proyek tersebut bakal terkendala pada anggaran.

“Jika konstruksinya diubah, tentu harus ada tambahan anggaran. Kalau itu dilakukan akan menunggu hingga tahun depan. Itu pun tidak pasti anggarannya keluar,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Barru didepan Kejati Sulsel mengaku pembebasan lahan jalur KA di Kabupaten Barru sudah tidak ada masalah, hanya kuburan yang ada di Kelurahan Kiru-kiru namun itu sudah menemui titik terang. (md)

273 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan