Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

RSUD Latemmamala Butuh Perhatian Pemerintah Pusat

RSUD Latemmamala Butuh Perhatian Pemerintah Pusat

SOPPENG, MENIT7.com- Pelayanan kesehatan gratis melalaui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan. Membuat sejumlah Rumah sakit (RS) kebanjiran pasien. Tidak sedikit manajemen rumah sakit tersebut mendapat keluhan dari pasien dan keluarganya. Mereka merasa tidak mendapatkan pelayanan yang baik. Seperti halnya yang dialami Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe C

Latemmamala Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Rumah sakit ini setiap harinya dipaksa melayani pasien berobat jalan 400 hingga 500 orang. Sebagai Rumah sakit bertastus tipe C hanya mampu melayani paling banyak 200 orang pasien rawat jalan sesuai dengan fasilitas yang di miliknya. Akibatnya banyak pasien yang terlambat mendapatkan pelayanan dari dokter atau tim medis lainnya.

Menurut kepala seksi Rekam medis dan Humas rsud Latemmamala, Hj. Rahmawati. SKM, MM, saat ditemui ruang kerjanya, Selasa (17/7/2018) mengatakan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin melakukan pelayanan terbaik kepada setiap pasien, namun karena jumlah pasien jauh lebih banyak sehingga fasilitas yang dimiliki tidak cukup memadai.

“Rumah sakit ini statusnya baru tipe C yang harus melayani pasien antara 400 hingga 500 orang, yang semestinya hanya mampu melayani 200 orang setiap harinya, untuk pasien rawat jalan,” kata de aswan kasi pelayanan medik RSUD Latemmamsla.

Meski masih kekurangan sarana tidak menjadikan alasan untuk tidak melakukan pelayanan yang baik. Pihaknya terus melakukan upayah peningkatan pelayanan kepada setiap pasien baik rawat jalan maupun rawat inap. Terbukti pihaknya telah mendapatkan Akreditasi Bintang 5 sebagai pelayanan terbaik pada tanggal 15 februari 2018 lalu. Salah penilaiannya adalah terkait pelayanan yang baik, kata Hj. Rahmawati. Rahmawati berharap, semoga Rumah sakit Latemmamala bisa secepat naik status, sehingga bisa lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Terkait lambatnya penanganan dokter pada pasien berobat jalan di poli Rahmawati, mengatakan pihaknya sudah mengatur jadwalnya, karena dokternya sebelumnya juga menengani pasien yang di rawat inap, setekah itu baru menengani pasien rawat jalan.

Sementara itu, Hastang salah srorang keluarga pasien kepada media menit7.com, mengatakan ia datang ke Rumah membawa keluarganya intuk berobat sejak pukul 8 pagi, dan baru sekitar pukul 11 siang baru bisa mendapat pemeriksaan dari dokter.” Tapi kita mau bilang apa lagi pak karena ini hanya rumah sakit di Kabupaten Soppeng, saya berharap kepada pemerintah agar rumah sakit ini bisa naik status agar kita tidak jauh lagi, dirujuk ke Makassar atau Pare-Pare. “( hs)

448 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Nomor 4 MUHAMMAD QHAIRIL MUZAKKIR, SE

Dibagikan