Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Rakornis Pariwisata, 33 Provinsi Ikut di Kalteng

Rakornis Pariwisata, 33 Provinsi Ikut di Kalteng

PALANGKA RAYA, MENIT7.Com – Sebanyak 33 Instansi Dinas Pariwisata provinsi dari seluruh Indonesia, hari ini berkumpul di Palangka Raya, Kalimantan Tengah dalam rangka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Dekonsentrasi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kementerian Pariwisata RI, di Swissbelhotel Palangka Raya, Kamis (20/10/2017).

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Asia Pasific, Kemenpar RI M. Ricky Faudzi, usai makan malam di RM Kampung Lauk Palangka Raya mengatakan, sangat terkesan terhadap sambutan hangat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata provinsi Kalimantan Tengah yang luar biasa terhadap para peserta Rakornis dari seluruh Nusantara. “Saya atas nama pak Menteri dan teman-teman panitia dari Kemenpar RI menyampaikan, terimah kasih kepada Bapak Guntur dan jajaran nya yang telah memberikan apresiasi dan mengundang kami untuk melaksanakan kegiatan Rakornis di Kota Palangka Raya ini,” ungkap pria berkumis asal Kota Makasar ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah DR. Guntur Talajan, SH, M.Pd. mengungkapkan, sangat mengapresiasi dan menyambut baik dilaksanakannya Rakornis Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara di Bumi Tambun Bungai, Palangka Raya.

Dalam kesemparan tersebut, Guntur menyampaikan permohonan maaf Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran yang tidak bisa hadir ditengah-tengah peserta Rakornis dari seluruh Nusantara. Ia juga secara singkat menjelaskan, asal muasal pemberian nama Kota Palangka Raya oleh Presiden RI pertama Ir. Soekarno. Menurutnya, Kalimantan Tengah sebelumnya satu wilayah dengan provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dianggap sebagai saudara tua. Sejak 23 Mei 1957, Bapak Proklamotor Kemerdekaan RI, Soekarno memberikan langsung nama Kota Palangka Raya sebagai ibukota provinsi Kalimantan Tengah.

“Nama Kota Palangka Raya ini bapak Presiden Soekarno sendiri yang langsung memberikannya. Beliau (Soekarno) pada saat itu mengatakan, bahwa hanya ada dua Kota di negara ini yang menggunakan nama Raya yaitu Jakarta Raya dan Palangkaraya. Artinya, kalo Jakarta nanti padat maka ibukota negara pindah ke Palangkaraya,” ujar Guntur dengan penuh senyum dan tawa.

Dikatakan, Palangkaraya dengan Motto sebagai Kota Cantik dengan jumlah penduduk 2,5 juta jiwa dan luas wilayah 1 setengah lima kali luas Pulau Jawa, selain dengan Kota nya yang bersih dan masyarakatnya yang ramah, juga memiliki suasana udara yang sejuk dan tidak sepanas dengan Kota-kota di Jawa.

“Kalau soal wilayah daerah kami sangat luas dengan jumlah penduduk yang masih sedikit, tanah yang ada disini masih banyak miliki negara, tanah kita semua,” ungkap pejabat yang belum lama bertugas sebagai Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Palangka Raya ini.

Guntur juga mengajak para peserta untuk mengunjungi sejumlah obyek wisata di daerah ini sebelum kembali ke daerah nya masing-masing. Selain melihat keindahan alam Taman Nasional Tambun Bungai, juga bisa melihat binatang yang dilindungi yaitu orang utan, dan pusat kerajinan batu permata kecubung yang menjadi oleh-oleh khas Kota Palangka Raya dan kuliner untuk di bawa pulang.

“Saya minta semua peserta Rakornis yang hadir disini supaya tidak langsung pulang, tapi tinggal dulu untuk berkeliling melihat obyek-obyek wisata yang dimiliki Kalteng, seperti orang utan dan melihat-lihat ke indahan batu Kecubung Palangka Raya,” tuturnya. #Agustian Arsyad/M7.

1,910 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

44 Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan