Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Polisi Tindak Tegas Truk Pengangkut Batu Kapur Menyalahi Izin Lingkungan

Polisi Tindak Tegas Truk Pengangkut Batu Kapur Menyalahi Izin Lingkungan

SUMBAWA BARAT, MENIT7.Com – Penegakan hukum lingkungan terkait aktivitas penambangan Batu Kapur di wilayah hukum Polsek Jereweh,Kabupaten Sumbawa Barat.

Kini Kepolisian Sektor (Polsek) Jereweh dipimpin langsung Kapolsek Iptu Budi Parangin Angin mengambil tindakan tegas atas truk pengangkut batu kapur yang menyalahi aturan lingkungan hidup, disebabkan tergerusnya bukit-bukit di wilayah Kecamatan Jereweh.

Akibat ketidakpedulian Badan Lingkungan Hidup (BLH) atas aktifitas penambangan dimana sudah menyalahi aturan, seperti terjadi pertambangan material batu, di bukit teryata beberapa sudah dimiliki oleh perorangan maupun perusahaan.

Berdasarkan pantauan media Menit7.com, dalam beberapa hari ini, kegiatan penambangan di bukit itu, masih terus berlangsung penambangan dilakukan salah satu perusahaan PT.Uniserv dimana aktifitas penambangan bebatuan dan tanah kapur dari bukit,kemudian diangkut menggunakan truk ke PT AMNT.

Selain membahayakan keselamatan penambang dan warga setempat, juga kerap menimbulkan genangan air dan longsoran tanah ke jalan di sisi bukit itu saat hujan turun.

Aktivitas itu juga berdampak berkurangnya daerah resapan air. Jika hujan turun maka air bercampur lumpur akan menggenangi sungai dan rumah warga, karena lokasinya di daerah yang lebih rendah.

Kapolsek Jereweh, IptuBudi Parangin Angin memerintahkan membongkar paksa muatan truk yang melebihi muatan dianggap berbahaya.Selain itu petugas juga menurunkan paksa untuk mengurangi muatan truk.

“Kita merespon laporan dan keluhan masyarakat terkait aktifitas truk angkut batu kapur yang tidak sesuai standar. Membahayakan pengguna jalan lain, serta menurunkan kualitas jalan negara,” ujar, Kapolsek Jereweh, Iptu. Budi P, di Jereweh, Jum’at (15/9).

Operasi penindakan dan pemeriksaan surat serta kelaikan kendaraan truk-truk pengangkut batu kapur ini sering dilakukan aparat. Bahkan bekerjasama dengan Dinas Pehubungan (Dishub) setempat.

Personel polisi lalulintas Polres Sumbawa Barat, ikut membantu memeriksa dan mengganti penutup truk batu kapur dengan terpal baru. Ini dilakukan untuk menjamin muatan aman dan tidak mudah jatuh.

Budi membenarkan limpahan material batu kapur yang berserakan dijalan raya, bisa membayakan nyawa pengendara lain. Sudah banyak teguran dari pemerintah dan banyak pihak. Sesuai kewenangan kepolisian, kata Budi bertanggung jawab menertibkan, bahkan menindak tegas dengan menilang serta menghentikan aktifitas operasional operator truk jika melanggar hukum.

“Saya atas perintah Kapolres Sumbawa Barat sudah berkoordinasi dengan camat, PT Uniserv dan memanggil para operator untuk tunduk dengan aturan. Kita sudah buat kesepakatan dan ultimatum. Jika melanggar operator ini akan menerima konsekwensi hukum,” tegas Budi.

Personel kepolisian lalulintas menghentikan paksa truk pengangkut batu kapur dan memeriksa muatan serta sopir.
Sementara itu, dilokasi jalan lintas Jereweh Maluk belasan personel Lalu Lintas setempat dibantu personel polsek menghentikan sejumlah truk. Polisi memeriksa setiap muatan dan meminta sopir turun menunjukkan surat kendaraan. Lanjut polisi mengajak serta manager operasional PT.Uniserv, Yoyok Soekaryono Camat Jereweh, Hasan, SE serta sejumlah wartawan.

Dimana Truk memuat batu kapur over kapasitas atau melampaui batas berat, dibongkar paksa aparat. Petugas terlihat membongkar terpal usang yang terlihat tidak kuat menutup badan truk serta memerintahkan para operator langsung mengganti terpal yang baru. “Bahkan kita minta muatan berlebih diturunkan atau dibongkar. Jika tidak layak, polisi tidak memberi izin truk ini jalan,” ujar Budi.

Personel satuan Lalu Lintas Polres Sumbawa Barat juga terlihat memeriksa kondisi truk satu persatu. Petugas lainnya juga memberi pengarahan kepada para sopir agar tidak memaksakan memuat batu kapur melebihi kapasitas angkut truk. “Kita beri peringatan dan arahan. Kita juga minta sopir menyisir serta membersihkan material batu di jalan jalan sesegara mungkin. Kita minta jalan raya steril dari gangguan,” ujar, Kanit Laka, Jaya.

Sementara itu, Yoyok Soekaryono mengakui, akan ada upaya teguran dan peringatan terakhir terhadap operator truk tadi. Yoyok juga berjanji akan memeriksa kapasitas muatan agar sesuai aturan dan standar. Agar bersih dari pecahan batu-batu kapur yang sebelumnya terjatuh. Badan jalan langsung dibersihkan operator truk dari material batu agar arus lalulintas lancar tanpa gangguan.

“Hari ini kami minta semua operator mengganti terpal penutup dengan yang layak dan baru. Terimakasih teguran dan masuk dari bapak bapak kepolisian,” ujar Yoyok.
Camat Jereweh.

Ia bahkan mengaku segera menyurati serta menggelar pertemuan dengan seluruh operator serta kades se Jereweh untuk membuat kesepakatan bersama, agar aktifitas truk dijalan negara tersebut tidak melanggar aturan serta tidak pula membahayakan nyawa pengendara lain.

Aktifitas truk pengangkut material batu kapur ini banyak menuai protes masyarakat. Pemerintah sudan merespon dengan mengirimkan teguran kepada operator truk. Dishub setempat bahkan telah bersurat ke PT Uniserv untuk memantau muatan truk-truk ini dijalan raya.

Material batu kapur sebelumnya banyak berserakan di sepanjang jalan Negara tersebut. Kondisi jalan yang berkelok dan menanjak semakin membahayakan pengguna jalan ketika batu-batu kapur ini jatuh dari truk tadi.

laporan:Edi Chandra

3,152 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan