Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Polda Sulbar Tangkap Gembong Curanmor, Sita 23 Motor

Polda Sulbar Tangkap Gembong Curanmor, Sita 23 Motor

MAMUJU, MENIT7.COM- Bak pepatah mengatakan, sepandai-pandainya tupai melompat suatu saat akan jatuh juga. Pepatah kuno inilah yang dialami tersangka Hamsa alias anca (33) warga desa Pokkang, Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat.

Dengan kerja keras jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat, membuahkan hasil. Gembang pencurian kenderaan bermotor (Ranmor) mengungkap kasus pencurian kenderaan bermotor dan pencurian dengan kekerasan (curas).Pengungkapan kasus ini patut di acungi jempol. Pasalnya dalam waktu tidak terlalu lama mereka berhasil menangkap pelakunya yang selama ini meresahkan masyarakat Sulbar.
Kasus ini terungkap berawal tertangkapnya pelaku jambret yang dialami oleh salah seorang ibu Bhayangkari di Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju tanggal 10 Mei 2018. Saat terersangka tertangkap tim gabungan Reskrimum Polda dan Polres, penyidik merasa curiga kepada pelaku, sehingga dilakukan pengembangan.

Polda Sulbar Tangkap Gembong Curanmor, Sita 23 Motor

Foto: Barang bukti curanmor

Berdasarkan hasil pengembangan penyidik, terungkap, bahwa tersangka Hamsa, selain pelaku jambret, juga pelaku curanmor sejak tahun 2016, yang melakukan operasi di Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah dan Mamuju Utara.

Dalam pengembangan tersebut, dari tangan tersangka Polisi berhasil menyita barang bukti 23 unit kenderaan bermotor roda dua berbagai merek dan jenis kenderaan dari beberapa tempat
Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar, mengatakan Tersangka Hamsa adalah tunggal dalam kasus pencurian ranmor, sejak tahun 2016. Tersangka sebelumnya pernah melarikan diri ke Kendari Sulawesi Tenggara pada tahun 2014 dalam kasus berbeda. Tahun 2016 tersangka kembali lagi Sulbar.Kemudian melakukan aksinya hingga tertangkap, “Dia adalah warga Sulawesi Barat, yang pernah melarikan diri ke Kendari Sulawesi Tenggara,” jelas Baharuddin Jafar kepada sejumlah wartawan saat jumpa pers di Polsek Kalukku, Rabu (25/07/2018)
Dari data yang diperoleh di Kepolisian, bahwa pelaku melakukan aksinya berhasil menggasak 23 unit ranmor roda dua masing-masing, 7 unit dari wilayah Polres Mamuju Utara, 6 unit dari kecamatan Budong-Budong, Mamuju Tengah, 1 unit di Kecamatan Topoyo, 2 unit diKecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju dan 1 unit di Karossa serta unit belum diketahui asal usulnya, masih dalam penyelidikan.

Kapolda berharap kepada masyarakat yang merasa pernah kehilangan kenderaannya bisa menghubungi Polres setempat, dengan membawa bukti kepemilikan yang sah. Selain itu Kapolda juga meminta kepada masyarakat agar cepat melaporkan bila terjadi kasus pencurian.
Ditempat yang sama Kepala Bagian Humas Polda Sulbar, AKBP Hj. Mastura, mengatakan kepada masyarakat yang hendak mengambil kenderaan tidak ada pungutan biaya. Namun diminta kepada pemilik menunjukkan bukti ke pemilikannya.(hs/menit)

538 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Nomor 4 MUHAMMAD QHAIRIL MUZAKKIR, SE

Dibagikan