Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak di Era Digital

Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak di Era Digital

OPINI, M7 – Pendidikan merupakan salah satu hal terpenting bagi generasi bangsa sebagai modal dalam menjajaki kehidupan yang penuh dengan persaingan di era yang semakin berkembang.Manusia lahir dan beranjak dewasa mengalami sebuah “proses” selalu beriringan dengan “norma” yang menjadi hasil dari proses tersebut.

Proses tersebut tentunya dilalui dengan pendidikan sebagai bekal untuk mengetahui sesuatu yang sebelumnya tidak diketahui, menjadikan pengalaman sesuatu yang sebelumnya hanya menjadi bayangan, dan menyikapi sesutau yang sebelumnya menjadi sebuah kesalahan sehingga mencapai sebuah keselamatan dan kebahagiaan yang dicitakan.

Oleh karena itu, pendidikan sangatlah penting karena dapat menentukan masa depan seseorang.Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan merupakan tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Artinya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

Sedangkan menurut Thompson, pendidikan merupakan pengaruh lingkungan terhadap individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang tetap dalam kebiasaan perilaku pikiran dan sifatnya. Serta menurut Prof. Richey dalam bukunya “Planning for Teaching, an Introduction to Education” yang menyebutkan pengertian komunikasi sebagai  fungsi luas dari pemeliharaan dan perbaikan kehidupan suatu masyarakat terutama membawa warga masyarakat yang baru (generasi baru) dalam menunaikan kewajiban dan tanggungjawab dalam bermasyarakat.

Dari beberapa pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendidikan merupakan modal berharga yang diperoleh dari pengaruh lingkungan yang menuntun seseorang agar dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang dicitakan sebagai generasi yang bertanggungjawab.

Pendidikan dapat diperoleh melalui beberapa jenis pendidikan yang tertera dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003, yaitu pendidikan formal yang merupakan pendidikan yang terstruktur dan berjengjang dari pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.Kemudian pendidikan non formal yang merupakan jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Serta pendidikan informal yang merupakan jalur pendidikan keluarga dan lingkungan yang membentuk kegiatan secara mandiri.

Dari ketiga jenis pendidikan tersebut, pendidikan informal banyak memberikan pengaruh dalam menentukan berhasil atau tidaknya seorang anak dalam menempuh pendidikan. Apalagi saat ini tidak hanya pengaruh lingkungan dalam kelompok masyarakat saja yang menjadi tantangan orang tua dalam mendidik anaknya, tetapi pengaruh media massa juga menjadi tantangan tersendiri yang perlu peran keluarga terutama orang tua dalam mendidik anak-anaknya.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini tidak dapat dipungkiri memang banyak memberikan kemudahan anak-anak dalam mengakses ilmu pengetahuan lebih luas dan cepat. Tetapi, perlu diketahui pula bahwa ada pengaruh yang kurang menguntungkan dengan keberadaan media massa yang saat ini banyak digunakan anak-anak secara bebas.

Kontrol keluarga sangatlah penting agar terus anak-anak mampu menggunakan secara bijak media massa dalam mengembangkan pendidikannya. Televisi, gadget seperti smartphone dan komputer merupakan media massa yang wajib diwaspadai oleh orang tua karena konten yang diberikan oleh media massa tersebut tidak seluruhnya dapat ditangkap positif oleh anak-anak.

Melihat tayangan televisi yang banyak memberikan tontonan yang kurang mendidik, disamping itu anak-anak mudah menirukan dan mengadaptasi apa yang dilihatnya di televisi akan berdampak kurang baik terhadap perilaku dan moral anak, tentunya berpengaruh besar pula terhadap pendidikan anak.

Kemudiaan penggunaan smartphone yang tidak lagi menjadi hal baru bagi anak-anak.Akses internet dan media sosial juga perlu diwaspadai orang tua karena media sosial inilah yang banyak memberikan pengaruh buruk terhadap anak. Oleh karena itu orang tua sebaiknya juga mengetahui dan mengikuti perkembangan teknologi agar mampu memberikan pengawasan terhadap anak.

Peran orang tua sangatlah dibutuhkan karena secara tidak sadar anak akan melakukan apa yang diinginkannya mengingat masih dalam perkembangan yang ingin banyak tahu, meniru dan penasaran melakukan sesuatu hal. Orang dewasa sekalipun biasanya tidak sadar akan batasan dalam penggunaan media massa, terutama sosial media. Apalagi anak yang belum mengerti banyak batasan dalam menggnakan media massa dan media sosial secara bijak.

Perkembangan di era digital ini juga tidak dapat disalahkan karena juga merupakan hasil dari sebuah pendidikan. Segala sesuatunya pasti memiliki hal positif dan negatif. Keluarga menjadi senjata ampuh dalam membentengi anak untuk tidak konsumtif kea rah negatif dalam menggunakan media massa dan media sosial.Didikan keluarga dan pengawasan serta kasih sayang akan lebih berpengaruh besar karena hanya ada satu pilihan yaitu kenyamanan yang berorientasi hanya positiif.

Tidak seperti media massa dan media sosial yang memebrikan dua pilihan, positif dan negatif.(**)

Sumber : http://makassar.tribunnews.com/

3,474 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tags: ,

One Response

  1. SummerDesember 13, 2019 at 7:15 amReply

    … [Trackback]

    […] Read More Info here on that Topic: menit7.com/peran-keluarga-dalam-pendidikan-anak-di-era-digital/ […]

Tinggalkan Balasan

Dibagikan