Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Pena Biru Apresiasi Dubes Cairo

Pena Biru Apresiasi Dubes Cairo

TANJUNG SELOR,MENIT7.Com – Pertemuan Pengurus DPP IWO dengan Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Cairo, Mesir Helmy Fauzy yang minta para wartawan yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) bisa memberitakan kontribusi pemberitaan potensi wisata didaerahnya masing-masing, mendapat apresiasi dan dukungan dari Ketua Pena Biru Kaltara, Agustian Arsyad di Tanjung Selor, Senin (16/10/2017).

Menurutnya, adanya perhatian dari Dubes Cairo untuk publikasi potensi wisata daerah di Indonesia patut disikapi oleh semua teman-teman wartawan yang tergabung dalam ‘Pena Biru’ (Wartawan Peduli Wisata) Kaltara agar lebih intens lagi memberitakan masalah pariwisata daerah.

“Itu penting dilakukan agar wisatawan mancanegara khususnya dari Timur Tengah yang akan berkunjung ke Indonesia bisa mengetahui tempat wisata di Indonesia dan bukan hanya Bali”, ujarnya.

Dikatakan, wisatawan domestik dan mancanegara saat ini masih banyak yang belum mengetahui potensi wisata di Kaltara, sementara wisata alam kita juga sangat baik dan memiliki keunikan twrsendiri dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia. Misalnya seperti Hutan Krayan yang terdapat di Kabupaten Nunukan.

Hutan Krayan merupakan hutan tropis yang ada di Indonesia yang masih perawan dan menjadi paru-paru dunia sehingga sangat dijaga kelestariannya.

Destinasi wisata untuk Kalimantan saat ini memang yang dikenal Derawan dan Pulau Maratua, Berau Kaltim. Namun demikian kita Provinsi Kaltara memiliki obyek wisata alam dan keragaman budaya yang sangat menarik untuk dilihat.

Kita berharap melalui Pena Biru pemberitaan tentang pariwisata lima Kabupaten/Kota di Kaltara bisa lebih gencar lagi sehingga kedepannya wisatawan mancanegara dari Timur Tengah tidak hanya mengenal Bali, Raja Ampat, Danau Toba dan lainnya. Tapi juga bisa mengenal dan mengunjungi obyek-obyek wisata yang ada di Kaltara maupun kesenian daerahnya yang sangat kaya.

“Semoga saja Dubes Cairo, pak Helmy Faudzi tertarik mempromosikan wisata Kaltara dan mau mengajak wartawan Mesir berkunjung ke Indonesia dan Kaltara melalui IWO,” ucapnya.

Lebih lanjut, Agustian berharap IWO Kaltara bisa mendorong kepariwisataan Kaltara melalui pemberitaan yang tergabung di IWO bisa melakukan tour wisata melihat lebih jauh lagi obyek-obyek wisata yang dimiliki Kaltara, seperti : air panas semolon, wisata budaya Desa Setulang, Air Terjung KTT, wisata pantai Tanah Kuning, wisata alam perbatasan Sebatik dan Hutan Mangroev Tarakan.

“Sebagai provinsi termuda di Indonesia kita memiliki peluang untuk bisa berkembang lebih cepat dan sejajar dengan daerah lainnya yang sudah maju, karena masih banyak potensi daerah kita yang belum dimanfaatkan dan digali secara maksimal khususnya di sektor pariwisata. Tentunya ini sebuah tantangan yang harus dijawab dan disikapi secara serius,” tutur Agustian yang juga Kasi Analisi Pasar, Strategi dan Komunikasi, Dinas Pariwisata Kaltara.(Rls/Jay/M7)

1,346 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan