Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Optimisme Direktur Perusda Sulbar

Optimisme Direktur Perusda Sulbar
Herman Kullawu. (Foto- Alfi)

MAMUJU, MENIT7.Com – Pengukuhan Dewan Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Sulawesi Barat, oleh Gubernur Ali Baal Masdar di ruang Auditorium kantor gubernur Sulawesi Barat, Senin (16/10), diharapkan tidak menjadi ajang seremoni belaka.

Direktur Perusahaan daerah bidang pariwisata, Herman Kulawu, pasca pelantikannya, kepada menit7.com menuturkan, optimismenya akan masa depan ke Pariwisataan di Sulbar. Pasalnya, potensi wisata Alam di daerah ini cukup menjanjikan. Hanya saja, belum tersentuh dengan maksimal. Baik dari pengelolaannya maupun pembangunan infra struktur pendukungnya.

Kondisi ini, disadari betul olehnya. Untuk itu lelaki yang di kenal juga sebagai pengusaha cafe ini, dalam seratus hari kedepan pasca pelantikannya, akan melakukan pendataan dan identifikasi menyeluruh terhadap seluruh potensi yang dimiliki daerah ini.
“Supaya kita bisa memilah-milah mana yang sifatnya skala prioritas, dan lebih menjanjikan untuk dikembangkan”, tutur Herman.

Dalam pemahamannya, Dirut PT. Wisata Malaqbi ini mengatakan, memajukan wisata suatu wilayah, peran serta masyarakat dan kerjasama berbagai pihak sangat di butuhkan. Maka sebuah keharusan untuk membuka kran kerjasama dengan berbagai unsur. Media misalnya, sangat dibutuhkan publikasinya untuk menjual potensi daerah ini, agar dapat menarik minat para wisatawan. Baik lokal maupaun mancanegara.

“Tinggal bagaimana cara kita mengemas, promosinya agar lebih menarik. Bisa jadi kita gelar ifen atau pagelaran budaya di lokasi lokasi strategis. Misalnya, di pantai Dato Majene, di lokasi air terjun So’do Mamuju dan di air terjun Mamasa,” papar Herman.

Selain itu pihaknya juga akan gencar menjalin kerjasama dengan investor investor luar agar masuk menanamkan investasinya dibidang pariwisata Sulbar.”Kita juga bisa membuka destinasi wisata baru jika ada investor yang mau bekerjasama, Karampuangkan bisa dipoles itu,” tutur Herman penuh keyakinan.

Namun ia tidak menapikan bagaimana juga kerjasama yang akan dibangun dengan pihak pemerintah disetiap kabupaten.
“Kabupaten kan pemilik wilayah”, kunci Herman.

Tidak mau kalah dengan Herman, Ince A. Syamsul (Syam) yang dipercaya sebagai Dirut PT. Agro Sulbar Malaqbi, mengaku lebih optomis lagi. Ia mengaku sebelum pelantikannya, dirinya sudah menemukan dan menjalin kerjasama dengan pihak ketiga yang siap berinvestasi di bidang Agro perkebunan di Sulbar. “Akan secepatnya kita wujudkan kerjasama nya, cuma selama ini kan tidak ada legalitas saya untuk memulai. Tapi sudah ada mandat kepercayaan pemerintah, ya.. kita segera jalankan,” tutur lelaki yang akrab disapa Syam ini.

Menurutnya, kerjasama tersebut yakni pembangunan pabrik pengolahan sawit menjadi minyak.”Insya Allah satu sampai dua tahun kedepan masyarakat Sulbar akan bisa menikmati minyak goreng buatan putra daerah sendiri. Baik yang dalam bentuk kemasan maupun curah”, tutur Syam berpromosi.

Lanjutnya, peluang untuk berhasil dalam pengembangan pabrik nantinya tentu sangat tergantung dari permodalan dan bahan baku.
“Itu kita miliki beberapa kelompok tani plasma yang siap menyuplai bahan bakunya, jadi dukungan pemerintah saja kita sangat butuhka”, tutur Syam.
Selain itu, program lain yang juga akan segera di realisasikan melalui kerjasama perintah sulbar dan pihak investor, yakni pembangunan pabrik es dan pabrik pengolahan coklat serta pabrik kopi olahan yang bahan bakunya merupakan kopi unggulan Mamasa dan Kalumpang.

“Kopi yang nanti memiliki rasa dan aroma tersendiri ini akan mudah di dapatkan di warkop warkop dan rumah makan.
Kuncinya, akan banyak sekali nanti yang bisa kita kembangkan. Karena kita memiliki sumber daya alam yang luar biasa”, kunci Syam. (Alfian / m7)

3,776 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

20 Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan