Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Memprihatinkan, Bangunan SDN Kaluku-luku Butuh Sentuhan dari Pemerintah

Memprihatinkan, Bangunan SDN Kaluku-luku Butuh Sentuhan dari Pemerintah

MAMUJU, MENIT7.Com – Anggaran pendidikan 30 persen bersumber dari ABPN/APBD ke sektor pendidikan, tapi nyatanya belum juga menyentuh sektor pendidikan baik sarana pembangunan,serta peningkatan fasilitas pendukungnya.

Perjalanan dari Mamuju ke Dusun Kaluku-luku Desa Keang, Kecamatan Kalukku, hanya menempuh satu jam menggunakan kendaraan roda dua (motor).

Lokasinya hanya sekira 50 meter dari jalan poros menuju Mamasa, SDN Kalukku-luku seakan bersaksi, walau berdinding enyaman bambu dan beratapkan rumbiah, ruang hanya ada tiga, dirinya pernah menamatkan beberap siswa.

Hamzah (64) salah satu warga yang bermukim dekat SDN Kaluku-luku menyambut, sambil memperkenalkan dirinya dan menyapa menanyakan maksud tujuan media Menit7.com untuk mengambil gambar SDN Kaluku-luku, sembari menjabat tangannya, tanpa menggenakan baju, postur badan yang kokoh, menandakan Hamzah sosok pekerja.

“Maaf pak, kedatangan mengambil gambar di SDN, dari mana pak,” kata Hamzah di Dusun Kaluku-luku, Desa Keang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sabtu (28/10/2017).

Setelah Hamzah mengetahui wartawan, ia dengan rasa semangat menceritakan seputaran sekolah SDN Kaluku-luku kepada media Menit7.com.

“Tiga tahun yang lalu sekolah ini, rencana mau dibangun, kita sudah siapkan tanah hibah dari warga ukuruan 30X60 dan menebang pohon coklat, tapi sampai sekarang dikerjakan,lihat sendiri pak bangunannya, ini pun hasil dana yang pernah diberikan kepala sekolah, tenaga honor saja yang rajin mengajar, kalau kepala sekolah jarang hadir,” ungkapnya.

Lanjut katanya, kepala sekolah SDN Kaluku-luku pernah memiliki dua kepala sekolah yaitu Yordan dan Illan, Hamzah juga menjelaskan bahwa SDN itu, sudah beberapa kali menamatkan sejumlah murid melanjutkan ke jenjang tingkat SMP.

Dia berharap kepada bupati Mamuju, melalui Dinas Pendidikan, untuk membangun SDN Kaluku-luku agar anak-anak di wilayahnya dapat menikmati fasilitas dari pemerintah Kabupaten Mamuju.

Warga setempat juga mengatakan, bangunan itu memang tidak layak, ibarat kandang ayam.

“Kita lihat sendiri kan pak, selolah SDN Kaluku-luku mirip kandang ayam bahkan kandang kambing, semoga pemerintah mau bantu buatkan bangunan, apalagi kalau warga sudah mau menghibahkan tanahnya,” ucapnya.#Jay/M7.

2,818 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan