Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Masih Sering Nongki Bareng, Ini Ancaman Hukumannya

Masih Sering Nongki Bareng, Ini Ancaman Hukumannya

Maros, menit7.com – Ditengah Pandemi virus Covid 19 atau wabah Corona, masih banyak warga yang tidak memperhatikan imbauan untuk tidak berkumpul atau menghindari tempat keramaian demi memutus rantai penyebaran virus tersebut.

Untuk itu, Kapolres Maros memerintahkan seluruh aparatnya untuk terus menggencarkan imbauan dan membubarkan berbagai aktifitas warga yang dinilai rawan menjadi sarana penularan wabah tersebut.

Beberapa aktifitas pun seperti nongkrong di warung kopi atau gelaran hajatan pun menjadi perhatian utama pihak kepolisian.

Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon, Senin (30/3) menyampaikan ancaman hukuman pidana jika ada warga yang menolak imbauan untuk tidak berkumpul jika dinilai tidak penting atau hanya sekedar bersantai di luar rumah.

Ketentuan Pidananya ada, “dalam UU NOMOR 4 THN 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular disebutkan, Barang siapa dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 1 (satu) tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah).”

“Dalam UU juga disebutkan Barang siapa karena kealpaannya mengakibatkan terhalangnya pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, diancam dengan pidana kurungan selama-lamanya 6 (enam) bulan dan/atau denda setinggi-tingginya Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah).” Paparnya.

Ia berharap warga Maros. bijak dan ikut membantu serta saling bahu membahu memutus rantai penularan wabah corona sehingga apa yang kita alami saat ini bisa cepat berakhir.

Ia pun mengaku tidak segan menerapkan aturan yang ada secara tegas jika ada warga yang tidak mengikuti imbauan tersebut karena hal ini juga untuk kepentingan masyarakat banyak.

“Jadi hal ini sudah diatur diantaranya Pasal 218 KUHP yakni Barang siapa pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang, diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama 4 bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah,”ujarnya.

Kapolres meminta warga Maros tidak panik dengan kondisi yang ada dan bisa berdiam di rumah jika tidak ada hal penting yang perlu dilakukan di luar rumah.

“Itupun jika harus keluar rumah harus dengan alasan kuat dan memperhatikan berbagai tips agar safety dan terhindar dari penularan wabah corona ataupun penyakit lainnya,” tutupnya

Diketahui, higga laporan Senin (30/3), dua warga Maros sudah positif terpapar corona di Desa Tenrigangkae, Mandai dan Kec.Bantimurung. (anto)

2,555 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan