Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Mahasiswa KKN STIT Gelar Sosialisasi BPJS Kesehatan

Mahasiswa KKN STIT Gelar Sosialisasi BPJS Kesehatan

MAMUJU, MENIT7.com — Mahasiswa KKN STIT Al Chaeriyah Mamuju bekerjasama BPJS kesehatan Cabang Mamuju menggelar sosialisasi jaminan kesehatan diruang aula kantor Desa Kalukku Barat. Kecamatan Kalukku, Rabu (28/3/2018).

Dihadapan puluhan masyarakat Desa Kalukku Barat, Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Cabang Mamuju Maulana Revianto, mengatakan bahwa berdasarkan UU No.40 tahun 2004 Pasal 13 ayat 1 dan Perpres No.19 tahun 2016 pasal 11ayat 1, semua rakyat Indonesia berhak memperoleh jaminan kesehatan baik laki-laki maupun perempuan.

Maka itu, sosialisasi kali ini ia mengajak para undangan untuk  menjadi peserta BPJS dan seluruh anggota keluarganya.

“Mengingat begitu pentingnya yang namanya memiliki kartu BPJS,”cetusnya.

Dikatakan pula, bahwa pemerintah saat ini telah mengeluarkan kartu jaminan kesehatan yang baru mirip dengan KTP berwarna biru yang ada tulisan Kartu Indonesia Sehat (KIS, yang kegunaanya sama bisa digunakan saat melakukan pengobatan di puskesmas,dokter dan rumah sakit.

Ditambahkan bahwa iuran jaminan kesehatan mandiri terdiri dari tiga kelas yakni kelas satu sebesar Rp 80 ribu,kelas dua Rp 51 ribu dan dan kelas tiga Rp25,500 ribu.

Sedangkan bagi masyarakat yang tidak mampu ,bisa mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) di desa atau kelurahan kemudian dibawah ke kantor Dinsos. Selanjutnya lalu dibawah ke kantor BPJS untuk dicetak.

“Kalau BPJS tidak mampu itu ditanggung oleh pihak Pemda,”ungkapnya.

Senada kepala Desa Kalukku Barat Arman Hafid  dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN STIT Al Chaeriyah Mamuju yang telah berinisiatip mengundang pihak dari BPJS Cabang Mamuju untuk melakukan sosialisasi tentang jaminan kesehatan.

Dikatakan, bahwa penduduk desa Kalukku Barat sekitar 5000 jiwa,namun baru separuhnya yang terdaptar sebagai peserta BPJS.

Maka itu dirinya berharap dengan hadirnya pihak dari BPJS masyarakat dapat mengetahui langsung dan pungsi dari BPJS.

“Saya berharap dengan hadirnya pihak dari BPJS melakukan sosialiasi di Desa Kalukku Barat masyarakat tak ada lagi yang tidak terdaptar BPJS,” harapnya.

Senada dikatakan salahsatu mahasiswa STIT, Dedi Kusnadi dirinya berharap dengan adanya sosialisasi BPJS yang menjadi program pemerintah masyarakat yang tinggal di perkotaan maupun polosok dapat menjadi peserta jaminan kesehatan.

“Karena mengingat begitu pentingnya memiliki BPJS, jangan nanti kita sakit baru sibuk mengurus,”cetusnya.#awl/jay.

1,620 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

51 Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan