Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Limbah Medis Dua Puskesmas di Pohuwato Jadi Sorotan

Limbah Medis Dua Puskesmas di Pohuwato Jadi Sorotan

Gorontalo, Menit7.com – Soal penanganan limbah medis yang masuk kategori Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), terdapat 2 Puskesmas di Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo. Peristiwa ini menjadi perhatian khusus oleh Greenleaf Gorontalo, adalah Puskesmas Marisa dan Puskesmas Paguat.

Aktivis Greenleaf Gorontalo, Anto Margarito kepada Awak Media, Jum’at (12/7/2019), mengatakan bahwa, 2 Puskesmas tersebut bertindak tidak sesuai ketentuan dalam mengelola limbah medis B3. Anto mengungkapkan, bahwa pada kedua Puskesmas tersebut ditemukan limbah medis B3 berserakan di halaman Puskesmas dan ditemukan pula tempat penampungan sementara limbah medis B3 yang tidak layak dan tidak memenuhi standar.

“Pihak kami sangat menyayangkan ulah dari pihak Puskesmas tersebut, dan kami memiliki fakta dimana Puskesmas Marisa dan Puskesmas Paguat menampung sendiri limbah B3. Itu kan berbahaya kalau tidak jelas pengolahannya, apalagi terdapat limbah B3 yang berserakan di halaman Puskesmas,” ujar Anto.

Ia menambahkan, bahwa sesuai dengan Pasal 104 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, limbah medis B3 tidak diperkenankan dibuang pada sembarang tempat, karena sanksi pidananya 1 hingga 3 tahun dan denda hingga Rp 3 miliar.

“Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) hanya boleh dikelola oleh lembaga berizin. Sebab, kandungan limbah medis ini sangat berbahaya bagi kesehatan,” jelas Anto.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato, saat dihubungi oleh Awak Media di ruang kerjanya terkait persoalan limbah medis B3 tersebut, Kepala Dinas menghindar dan menolak untuk diwawancari, serta langsung pergi meninggalkan Awak Media.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pohuwato, melalui Kepala Bidang Amdal Yustinata Buluatie, ST, M.Si mengatakan bahwa semua Puskesmas di Kabupaten Pohuwato belum memiliki ijin penyimpanan sementara limbah B3. Menurut Yustinata, bahwa pihak DLH sudah melakukan sosialisasi kepada Puskesmas yang ada di Kabupaten Pohuwato terkait pengelolaan limbah medis B3.

“Kalo kita, seperti kemarin itu, pembinaan yang kita lakukan. Yang jelas kita selama ini masih melakukan fungsi pembinaan,” pungkas Yustinata. (RRK)
( rick/lsm)

Berita ini brrlanjutb dan akan dilakukan klarifikasi lebih lanjut.

5,331 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

One Response

  1. DennisHewJuli 26, 2019 at 7:15 amReply

    Онлайн Казино РИОБЕТ Вход https://www.youtube.com/watch?v=sYkQ4jMbhOo

Tinggalkan Balasan

Dibagikan