Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Lestarikan Pakaian Adat Suku Bunggu di Mamuju Utara, Begini Caranya

Lestarikan Pakaian Adat Suku Bunggu di Mamuju Utara, Begini Caranya

MATRA,MENIT7- Pesatnya perkembangan digital di jaman modern saat ini,  tidak menurunkan semangat ibu – ibu Suku Bunggu, salah satu Suku terasing  yang  mendiami  Dusun Kalibamba, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupeten Mamuju Utara, Sulawesi Barat.

Suku ini masih terus berupaya melestarikan budayanya untuk membuat baju  terbuat dari kulit kayu sebagai baju adat suku Bunggu.

Para ibu rumah tangga suku Bunggu,  mendiami pegunungan Kabupaten Mamuju Utara, sampai  saat ini masih terus mempertahankan pakaian adat yang terbuat dari kulit kayu. Pakaian adat  ini dapat dijumpai di Dusun Kalibamba, Desa Polewali.

Bahan  yang terbuat dari kayu jenis Malo,  atau  kayu Tea sebutan oleh masyarakat bunggu. Jenis inilah yang digunakan sebagai bahan pembuatan pakaian adat. Suku Bunggu pada saat membawakan tarian adat. Selain hari – hari besar pakaian adat tersebut, juga di gunakan para tokoh adat  daerah itu  untuk menjemput tamu – tamu terhormat dari luar daerah. Hal itu  telah dilakukan oleh warga suku Bunggu secara turun temurun.

Inde, salah satu suku Bunggu  yang tinggal di Dusun Kalibamba, mengaku mempertahankan pakaian adat yang tebuat dari kayu dari tergerusnya jaman moderen, karena dijaman sekarang ini sudah mulai berkurang generasi penerus suku Bunggu, yang bisa membuat pakaian yang terbuat dari kayu.

Inde juga mengaku, untuk membuat satu pakaian adat  dibutuhkan  waktu dua sampai  tiga hari sebelum di jahit, kulit kayu yang jadi bahannya harus dari  kayu pilihan, itu  agar bisa mendapatkan hasil baik.

Yaumil Ambo Djiwa,  Wakil Ketua DPRD Mamuju Utara. Mengatakan, kedepan akan menggandeng Dinas Pariwisata dan Bappeda untuk memberikan pembinaan dan bantuan kepada warga suku Bunggu sesuai dengan karakter adat istiadat yang ada di daerah tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Mamuju Utara. Arhamuddin SE. M. Ap mengatakan, kedepannya akan menjadikan suku Bunggu sebagai roll model untuk pembinaan termasuk rumah rembuk, sekolah alam dan karya seni serta baju adat untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat suku Bunggu. (Joni/M7)

3,890 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan