Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Laskar Arung Palakka Desak Kejati Periksa Dana Hibah Bone

Laskar Arung Palakka Desak Kejati Periksa Dana Hibah Bone

Bone, Menit7.com-Alokasi Dana Hibah yang rentan akan penyelewengan akhirnya mendapat sorotan dari Organisasi Kepemudaan ( OKP ) Laskar Arung Palakka, khususnya alokasi Dana Hibah tahun 2016-2017 di Kabupaten Bone.

Pada APBD Kabupaten Bone 2017, dana ini dialokasikan sebesar Rp 45 miliar. Dalam praktiknya tercium aroma tak sedap terhadap penyaluran Serta Realisasi dana hibah ini. Ketua Umum OKP Laskar Arung Palakka, Andi Muh. Akbar menilai, miliyaran dana itu tidak tepat sasaran dan terjadi penyalagunaan anggaran dalam penyalurannya.

Menurut data yang temukan oleh OKP Laskar Arung Palakka, ada banyak pejabat elit dijajaran Pemda Bone yang ikut Tercatat Sebagai Penerima Dana Hibah ini.

Andi Akbar menjelaskan, berdasarkan data daftar penerima Dana Hibah tahun 2016- 2017 setelah dilakukan penelitian terungkap bahwa ada beberapa pejabat teras Pemda Bone yang ikut menerima Dana Hibah yang dalam penerimaannya bukan dengan jabatan pemerintahannya namun pada panitia pelaksana organisasi. Selain itu, Sesuai Data Yang Kami Peroleh sedikit diantara penerima dana tersebut yang melaporkan LPJ ( Laporan Pertanggung Jawaban ) nya. Bahkan ada yang disinyalir memberikan LPJ piktif

Ditambahkan, bahwa dalam data tersebut terdapat nama Bupati Bone, Dr. H. Andi Fahsar M. Padjalangi, M.Si yang bertanda tangan sebagai pemberi persetujuan kepada 79 daftar penerima Dana Hibah tahun 2016-2017 sebesar Rp. 45 Milyar.

Maka berdasarkan data tersebut, OKP Laskar Arung Palakka sangat yakin bahwa telah terjadi kongkalikong yang sistematis terhadap penyaluran Dana Hibah tahun 2017 di Kabupaten Bone karena rata-rata yang menerima Dana Hibah tersebut adalah pejabat pemkab Bone dimana dalam data tersebut tercantum nama beserta tanggal penerimaan dana hibah tersebut.

Oleh karena itu, dalam waktu dekat ini OKP Laskar Arung Palakka akan segera Melaporkan Secara Resmi kepada Kejati dan BPK Wilayah Sulsel untuk turun mengaudit secara Mendalam seluruh Dana Hibah yang disalurkan di Kabupaten Bone Terhitung mulai tahun 2016 Hingga 2018.

“Jadi kami berharap kepada Kejati dan BPK agar turun memeriksa seluruh Dana Hibah di Kabupaten Bone mulai tahun 2016, 2017, 2018. Dan rencananya setelah kami melayangkan Laporan resmi kepada Kejati dan BPK ,Terkait aksi demokrasi di kedua titik tersebut”. Kata Andi Muh. Akbar

Ditambahkan juga olehnya, Rencana kami akan Menduduki Kantor Kejati Sulsel ,BPK Wilayah Sulawesi Selatan, dengan mendesak kepada kedua institusi tersebut agar memeriksa secara mendalam Pengelolaan Dana Hibah Pemkab Bone tahun 2016,2017,2018.

“Kami yakin ada permainan secara sistematis dalam hal ini, karna rata-rata penerima Dana Hibah Tersebut adalah Pejabat Pemkab Bone, Dari 79 Penerima dana Hibah Beberapa Pejabat Tercantum Nama Serta Tanggal Penerimaan Dana Hibah 2016-2017”.

Bupati Bone sebagai pemberi persetujuan penerima Dana Hibah pun harusnya ikut di periksa juga karna dalam persetujuannya dalam Dana Hibah yang ia tanda tangani Sejumlah 45 milyar Rupiah banyak tercantum nama-nama Pejabat Elit PEMDA Bone. Jadi kami minta kepada Kejati Suldel dan BPK Sulsel untuk memeriksa seluruh Pengelolan Anggaran Pemkab Bone. “Ini harus diusut, jadi tolong periksa Kepala Badan Pengelolah Anggaran PEMDA Bone terlebih dahulu” tegasnya.

Sebagai bentuk pencegahan, OKP Laskar Arung Palakka memberikan peringatan agar pengelolaan dana hibah dan bansos mengacu pada regulasi dan berpegang teguh pada asas keadilan, kepatuhan, rasionalitas, dan manfaat yang luas bagi masyarakat, sehingga jauh dari kepentingan pribadi serta kepentingan politik dari unsur kepala daerah.

OKP Laskar Arung Palakka dalam penegasannya juga meminta kepada Bupati Bone agar pengelolaan dana hibah harus mengacu pada Permendagri 32/2011 (sekarang direvisi menjadi Permendagri Nomor 14 Tahun 2016) sehingga potensi penyalahgunaan dana hibah dan bansos dapat dihindari.

Sudah saatnya Permerintah Daerah berpikir strategis agar dana hibah yang disalurkan benar-benar menjadi penunjang pencapaian sasaran program dan kegiatan pemerintah daerah sesuai urgensi dan kepentingan daerahnya. Tambahnya.(ucheng)

1,882 kali dilihat, 177 kali dilihat hari ini

4 Responses

  1. BlainebiTSeptember 10, 2019 at 4:21 amReply

    [url=http://onlinegenepharmacy.com/]target best online pharmacy[/url] canadian best online pharmacy troche

  2. BlainebiTSeptember 10, 2019 at 4:23 amReply

    [url=http://onlinegenepharmacy.com/]click over here now[/url] nurse mexican best online pharmacy

  3. BlainebiTSeptember 10, 2019 at 4:25 amReply

    [url=http://onlinegenepharmacy.com/]viagra online canadian pharmacy[/url] check my reference look here

  4. BlainebiTSeptember 10, 2019 at 4:26 amReply

    [url=http://onlinegenepharmacy.com/]pharmacy technician online courses[/url] best online pharmacy technician course propecia best online pharmacy

Tinggalkan Balasan

Dibagikan