Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Korupsi Patung Colliq Pujie “Seret” Nama Mantan Bupati Barru

Korupsi Patung Colliq Pujie “Seret” Nama Mantan Bupati Barru

BARRU-MENIT7.comb- Kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan proyek Patung Colliq Pujie  kembali menyeret nama Mantan Bupati Barru Idris Syukur. Ia disebut-sebut terlibat dalam perkara tersebut penyidik polres Barru sudah menetapkan dua tersangka masing-masing Dicky Candra Dosen UNM dan Yudi Asmoro pejabat Dinas PU Barru.

Kapolres Barru AKBP DR Burhaman saat menggelar komferensi pers di Mapolres Barru Senin, 5 Pebruari mengatakan, mantan Bupati Barru Idris Syukur saat ini masih berstatus saksi.

“Mantan bupati itu masih berstatus saksi, dalam kasus ini penyidik sudah menetapkan dua tersangka dan tidak tertutup kemungkinan ada tambahan tersangka baru, “jelas Burhaman.

Burhaman mengatakan bahwa, tersangka Dicky sebelum pengerjaan proyek patung sudah bertemu dengan Idris Syukur yang difasilitasi oleh Yudi Asmoro.

Burhaman menambahkan, berkas tersangka Dicky Chandra akhirnya dilimpahkan ke kejaksaan setelah dinyatakan P21 oleh Polres Barru sejak 19 Januari 2018. Selain itu tambah Burhaman, tersangka Dicky juga sudah mengembalikan uang sebesar Rp123 juta.

“Setelah dilakukan evaluasi dan memenuhi unsur, akhirnya berkas Dicky kita limpahkan ke Kejaksaan,” beber Burhaman.

Dalam kasus ini, lanjut Burhaman, Dicky diduga telah melanggar pasal 2 ayat 1, subsider pasal 3, junto pasal 15, junto pasal 18 ayat 1 UU no 31 tahun 1999, junto UU 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Tersangka diancam hukuman penjara maksimal 4 sampe 20 tahun penjara,” jelasnya.

Selain itu, dalam kasus ini berdasarkan audit BPKP kerugian negara mencapai Rp 714.800.000 dari Rp 1,1 M total nilai proyek. ” Anggarannya Rp 1,1 M namun yang digunakan hanya Rp 300 juta, ” jelas Burhaman.

Sekadar diketahui, Patung Colliq Pujie yang juga biasa disebut Arung Pancana Toa ini terbuat dari perunggu, dirancang pematung terkenal, Dicky Chandra. Diketahui bahwa Colliq Pujie merupakan sosok penulis berbakat yang disebut ikut membantu BF Mathes menyalin berbagai naskah kuno Bugis dan cerita I La Galigo. Patung ini sendiri dibuat dalam dua item. Patung pertama Colliq Pujie sebagai bangsawan, dan patung kedua sebagai budayawan.

Dicky Chandra dipercaya merancang dan membangun patung tersebut, karena dinilai memiliki keahlian khusus. Dia juga yang membuat beberapa patung tokoh terkenal di Indonesia. Salah satu patung yang pernah dirancangnya adalah Arung Palakka di Bone.
(md)

3,064 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan