Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Kontraversi UU MD3, Keranda Mayat untuk DPR

Kontraversi UU MD3, Keranda Mayat untuk DPR

MAMUJU,MENIT7.com – Revisi Undang-undang (UU) MD3 dinilai membungkam demokrasi. Olehnya itu, puluhan massa melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kab Mamuju, Selasa 20 Februari 2018.

Aksi puluhan massa mengatas namakan dirinya Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Pembela Demokrasi memberi hadiah kerada mayat bertulis “Matinya Demokrasi”.

Aksi itu gabungan beberapa pergerakan yang ada di Mamuju diantaranya GMNI, IMM, GMKI,KMHDI, LISAN dan IPMAPUS cabang Mamuju.

Sopliadi selaku Kordinatur Umum, dalam orasinya meminta mencabut revisi UU MD3 dinilai membungkam demokrasi. Ia menilai revisi UU MD3 hanya untuk kepentingan anggota DPR RI.

Aksi unjuk rasa berlansung dengan pengawalan dari tim Polres Mamuju dan Brimob, aksi itu berlangsung sekira dua jam. Selanjutnya Wakil Ketua DPRD Mamuju,Sugianto dari legilator Partai Golkar menemui para pendemo.

Dalam penyataannya di depan aksi massa, Sugianto tidak setuju jika dalam UU MD3 pihak kepolisian menjemput terlapor sesuai isi pasal dalam UUD MD3.

Aksi berlansung damai, selanjutnya massa menuju kantor DPRD Provinsi Sulbar dengan pengawalan aparat keamanan.#Jay/M71.

1,346 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan