Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Kenangan BJ. Habibi, Bangun Masjid

Kenangan BJ. Habibi, Bangun Masjid

Presiden ke-3 Republik Indonesia (RI) l, Baharuddin Jusuf (BJ) Habibie telah pergi untuk selama – lamanya.
BJ Habibie menghembuskan nafas terakhir di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB.

Kepergian bapak teknologi itu menyisakan duka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia.
Walaupun sudah meninggal, namun sosok BJ Habibie akan terus dikenang masyarakat, atas jasa – jasanya untuk negeri tercinta.

Jasa peninggalan nyata BJ Habibie salah satunya berada di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), yaitu sebuah masjid.

Masjid itu dinamai Nur Habibie, terletak di Dusun Lanrae, Desa Nepo, Kecamatan Mallusettasi, Kabupaten Barru.

Masjid yang berlokasi sekitar 40 kilometer dari kota Barru ini, aktif dipakai masyarakat.

Di prasasti, terukir masjid Nur Habibie diresmikan pada 19 Maret 1996, saat BJ Habibie masih menjabat sebagai Menristek RI.Masjid Nur Habibie berdiri di atas lahan sekitar 30 are.

Khusus bangunan masjid, memiliki luas 20 × 20 meter.
Tampak dari luar, bangunannya tampak modern dan masih berdiri kokoh.

Warna catnya pun terlihat masih cerah, dengan kombinasi dasar kuning dan blis hijau.
Seperti masjid pada umumnya,fasilitas dalam ruangan Masjid Nur Habibie cukup lengkap, ada lemari mukenah, pembatas jamaah perempuan dan mimbar.

Juga ada ruangan khusus untuk pengurus masjid yang berlokasi sekitar 40 kilometer dari kota Barru ini.
Sejak masjid ini diresmikan, tiga imam sudah mengabdi secara bergantian.
Imam yang bertugas Masjid Nur Habibie yaitu Muhammad Nasir (71).

Muhammad Nasir pun mengakui jika dirinya menjadi imam paling terlama mengabdi di masjid tersebut.
“Sudah 20 tahun saya jadi imam di sini. Saya imam ketiga selama ini masjid berdiri,” kata Muhammad Nasir.

Warga asal Kabupaten Pinrang itu mengaku tak terlalu banyak tahu tentang sosok BJ Habibie.
Namun meski demikian, Nasir juga mengenal baik dan menyebut jika sosok BJ Habibie adalah panutan ummat.

BJ Habibie dikenal begitu sukses, namun tak lupa pada daerah terpencil seperti di Lanrae, Desa Nepo Barru.

Bahkan menurut Nasir, pria kelahiran Parepare itu sudah sering berkunjung ke Lanrae selama berkecimpun di Ibu kota.

“Kalau tidak salah tiga kali beliau (BJ Habibie) ke sini. Peresmian masjid ini, kunjungan ke bendungan sama waktu ke Parepare ke sini juga sempatkan salat berjamaah,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, di Kampung Lanrae, Desa Nepo Barru merupakan tempat almarhum BJ Habibie menghabiskan masa kecilnya.
Di desa inilah almarhum membangun masjid yang dinamai Nur Habibie.

Masjid yang dibangun oleh bapak yang dijuluki Mr Crack itu hingga saat ini aktif dimanfaatkan masyarakat.

Selain aktif dipakai beribadah, juga aktif ditempati pelaksanaan kegiatan pengajian di masjid tersebut. (asdar/ira)

687 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan