Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Kejati Semakin Unjuk Gigi, Diknas Sulbar Ikut Disasar

Kejati Semakin Unjuk Gigi, Diknas Sulbar Ikut Disasar

MAMUJU, MENIT7 – Tim Satuan Khusus Tindak Pidana Tipikor (SatsusTipikor) Kejati Sulselbar semakin unjuk gigi, terbukti pada Sabtu (16/9/2017) melakukan pengeledahan lagi di  kantor Dinas Pendidikan (Diknas) Provinsi Sulawesi Barat.

Pengeledahan kantor Diknas Provinsi Sulbar, terkait kasus dugaan dana pokir bersumber APBD 2015-2016 program sejumlah proyek pengadaan di Dinas Pendidikan Provinsi Sulbar.

Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulselbar mulai melakukan pengeledahan sekitar pukul 09:00 hingga 10.30 WITA.

Kedatangan Tim Penyidik Kejati untuk mencocokan data Kejaksaan, yang terkait sejumlah penyimpangan APBD tahun 2015-2016 , kata salah satu staf Diknas Sulbar yang enggan di publish namanya.

“Data itu berupa sejumlah pengadaan yang berkaitan dengan dana pokir,” ucapnya.

Sebelumnya, pada Jumat kemarin,(15/9), Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulselbar telah menggeledah Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Barat,guna mencari barang bukti kasus dugaan korupsi dana pokir DPRD Sulbar tahun anggaran 2015-2016.

Tak hanya Bappeda,tim penyidik kejati ini juga menggeledah ruangan Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Sulbar.

Dari Kantor Bappeda Tim Pidsus Kejati Sulselbar menyita sejumlah dokumen sebagai bukti tambahan atas dugaan penyimpangan APBD Sulbar tahun 2016.

Menurut, Kasi Penkum Kejati Sulselbar Salahuddin,obyek penggeledahan dan penyitaan pada Bappeda terkait dokumen 2015/2016 surat-surat, dokumen pembahasan KUA, PPAS, SK, Musrenbang dan lain lain.

Kepala Bappeda Sulbar Junda Maulana yang dikonfirmasi usai penggeledahan menyatakan penggeledahan dilakukan setelah surat perintah penyidikan kasus dugaan korupsi dana aspirasi/pokir APBD 2016 telah bergulir di Kejati Sulselbar

”Ini dilakukan setelah ada surat perintah penyidikan dugaan penyimpangan anggaran aspirasi tahun 2016 yang merupakan kewenangan penyidik,” ujar Junda Maulana.

Penggeledahan ini, merupakan bagian dari penyidikan untuk mencari alat bukti tambahan.(M7 1)

3,312 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan