Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Karena 4 Fakta ini, Facebook Terancam Diblokir di Indonesia

Karena 4 Fakta ini, Facebook Terancam Diblokir di Indonesia
FACEBOOK

MENIT7.com — Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan Facebook terancam diblokir sementara di Indonesia. Berikut beberapa faktanya:

  1. Sudah ditegur

Saat ini, Facebook sudah mendapatkan teguran lisan dan teguran tertulis terkait kebocoran data penggunanya di Indonesia ke sejumlah pihak. Polri juga sedang menyelidiki apakah ada dugaan tindak pidana dalam kebocoran itu.

“Dari peraturan menteri, teguran lisan sudah, teguran tertulis sudah. Satu lagi tinggal tingkat paling akhir adalah pemutusan (pemblokiran) sementara,” ujar Rudiantara di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (9/4/2018).

  1. Kalo ada pidana, bakal diblokir

Rudiantara memastikan kalo penyidik menemukan unsur dugaan pidana dalam kebocoran data pengguna Facebook di Indonesia, maka peluang Facebook diblokir semakin besar.

“Iya, itu (keputusan penyidik Polri) antara lain (yang menentukan Facebook akan diblokir sementara atau nggak),” ujar Rudiantara.

Tidak hanya itu, kalo Facebook terbukti menyalahgunakan data penggunanya di Indonesia yang bersifat merugikan warga Indonesia, peluang pemblokiran sementara juga semakin besar. “Tambah ketahuan merugikan masyarakat Indonesia kan. Tugas saya kan jangan sampai merugikan masyarakat Indonesia,” ujar Rudiantara.

 

  1. 1 juta pengguna Indonesia diblokir

Diberitakan, kebocoran banyak data user Facebook ini diakui sendiri oleh perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut.  “Secara total, kami pikir informasi Facebook 87 juta orang -kebanyakan di Amerika Serikat- kemungkinan telah dibocorkan ke Cambridge Analytica,” tulis Facebook dalam keterangannya, sebagaimana dirangkum KompasTekno, Kamis (5/4/2018) lalu.

Indonesia termasuk salah satu negara dengan kebocoran data Facebook terbesar. Menurut Facebook, data milik lebih dari 1 juta pengguna media sosial tersebut di Tanah Air telah bocor ke Cambridge Analytica Indonesia duduk di urutan ketiga dalam hal ini, setelah Amerika Serikat dengan kebocoran data 70,6 juta pengguna Facebook dan Flipina dengan kebocoran data 1,1 juta pengguna Facebook.

Negara-negara lain dalam daftar lokasi kebocoran data pengguna Facebook termasuk Inggris, Meksiko, Kanada, India, Brasil, Vietnam, dan Australia yang masing-masing paling nggak mencatat angka ratusan ribu.

  1. Bocor juga ke CubeYou

Tidak hanya Cambridge Analitica, data pengguna Facebook Indonesia juga bocor ke CubeYou. CubeYou adalah firma analis pihak ketiga yang mengumpulkan data pengguna Facebook melalui kuis kepribadian. CubeYou diduga menyerahkan data pengguna Facebook ke para pengiklan agar lebih mudah menyasar target pasar. 

Meski demikian, Rudiantara belum dapat memastikan berapa jumlah data pengguna Facebook di Indonesia yang bocor ke Cambridge Analitica dan ke CubeYou.#Ist/Srb/M7.

 

 

1,890 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

84 Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan