Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Kades se Kecamatan Poto Tano, Minta Segera Dibangun Polsek Defenitif

Kades se Kecamatan Poto Tano, Minta Segera Dibangun Polsek Defenitif
M Dahlan Kepala Desa Kokarlian. (Foto-Edi)

SUMBAWA BARAT, MENIT7 – Untuk mencegah angka kejahatan dan pencurian hewan ternak yang marak terjadi belakangan ini, 8 Kepala Desa. (Kades) di Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, sangat berharap kepada Kapolda NTB, untuk segera merealisasikan pembangunan kantor Polsek Poto Tano, lahannya sudah disediakan oleh Pemda Sumbawa Barat.

Pasalnya, Kecamatan Poto Tano, salah satu daerah dianggap rawan, karena wilayah tersebut sebagai pusat pintu masuk ke Kabupaten Sumbawa Barat maupun Sumbawa dan perbatasan langsung dengan daerah tetangga, yakni Kabupaten Sumbawa.

Hal ini dikatakan, M Dahlan Kepala Desa Kokarlian, mewakili 8 kepala desa pada kamis (31/8/2017).

“Kecamatan Poto Tano salah satu daerah paling rawan karena perbatasan, dengan Kabupaten Sumbawa dan sebagai pintu gerbang keluar masuknya kendaraan maupun pendatang, hal ini sangat rawan tindakan pencurian maupun kekerasan,” kata Kades Kokar Lian M Dahlan.

Untuk itu, M Dahlan meminta kepada Kapolda NTB, untuk segera merealisasikan pembangunan Kantor Polisi Sektor (Polsek) Poto Tano menjadi Polsek Definitif.

“Kami butuhkan Kantor Polsek di daerah ini. Sebab, kecamatan Poto Tano merupakan daerah perbatasan yang rawan konflik,”ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa Pemda Sumbawa Barat telah menyiapkan lahan 5 hektare untuk pembangunan Kantor Polsek, yaitu di simpang tiga arah pelabuhan Poto Tano dan Sumbawa, berdekatan dengan Puskesmas wilayah Desa Tambak Sari.

“Dari dulu, pemda Sumbawa Barat sudah siapkan lahannya. Sisa pembangunannya belum terealisasi sampai sekarang,” katanya .

Sementara Kapolres Sumbawa Barat , AKBP Andy Hermawan, sudah melihat langsung serta mengunjungi lahan yang disediakan Pemda Sumbawa barat untuk pembangunan Polsek baru.

“Kita sudah tinjau lokasinya. Memang sangat strategis untuk dibagun Polsek baru. Apalagi selama ini keamanan dan ketertiban Kecamatan Poto Tano, secara langsung dibawah pimpinan Kapolres Sumbawa Barat ,” ucapnya.

Sekedar diketahui, 8 kecamatan yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat , baru 1 kecamatan yang belum memiliki Polsek yaitu Kecamatan Poto Tano, sementara 7 kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Seteluk, Taliwang, Bran Ene, Brang Rea , Jereweh,Maluk dan Sekongkang sudah ada Polseknya.

M Dahlan, juga menghimbau kepada warganya guna menekan tingkat kerawanan tindak kejahatan dan pencurian, yang dikhawatirkan meningkat di wilayah Kecamatan Poto Tano. Khususnya Desa Kokarlian, terlebih mengatas namakan petugas dalam menjalankan aksinya diharapkan masyarakat lebih waspada serta berhati-hati.

“Maka dari itu, kami meminta kepada masyarakat khususnya warga Desa Kokarlian, untuk mewaspadai aksi tindak kejahatan baik perampokan, maupun pencurian rumah kosong. Terlebih para pelaku mengaku-aku sebagai petugas dalam melaksanakan aksinya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa keluhan dan informasi berkaitan dengan aksi kejahatan pencurian dan lainnya dalam kondisi sekarang ini cukup banyak terjadi, sehingga perlu diwaspadai dan diantisipasi dengan bebagai cara. Seperti jangan langsung membuka pintu gerbang dengan mudah kepada orang asing.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat Dr Ir H W Musyafirin MM , juga meminta kepada masyarakat Sumbawa Barat, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi apalagi mau menjelang Pilgub NTB 2018, tensi politik semakin tinggi.

“Jadi, jangan terlalu percaya dengan tamu yang tak dikenal dan jangan main buka pintu saja,jika ada orang yang mengetuk atau ingin bertamu ke rumah. Tapi tanya dulu keperluannya serta identitasnya yang jelas,” imbuh orang nomor satu di Sumbawa Barat itu.

Musyafirin juga mengajak untuk mengajak warga berperan aktif dalam menciptakan rasa aman, damai, agar pembangunan bisa berjalan sesuai harapan.

“Tegakkan amar ma’ruf nahi munkar, menegakkan kebenaran untuk menciptakan masyarakat madani sesuai dengan tuntunan Nabi Muhamad SAW, dengan semangat gotong royong dan bekerja ikhlas , jujur dan sungguh-sungguh ,” katanya.

Bupati juga mengajak agar masyarakat bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah, karena Kabupaten Sumbawa Barat, dapat dilindungi dan terhindar dari segala musibah. Menurut dia, situasi aman dan damai bisa tercipta apabila masyarakat saling menghormati antara satu dengan yang lain.

“Melalui momen Hari Raya Qurban ini, kami berharap ummat muslim tidak hanya memperingati Hari Idul Adha dengan mengorbankan hewan sembelihan, akan tetapi dimaknai dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, kencintaan kepada Nabi Ibrahim dengan mengikuti keteladannya,” kata Musyafirin . (Edi Chandra)

3,670 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

43 Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan