Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

K-LINK Targetkan Omzet Penjualan Online 50 Miliar di 2018

K-LINK Targetkan Omzet Penjualan Online 50 Miliar di 2018

JAKARTA, MENIT7.com – Potensi pasar generasi milenial cukup besar. Generasi ini pun senang melakukan belanja online. Menangkap peluang ini, K-LINK terus membesarkan penjualan online-nya dengan menyasar pasar generasi milenial.

“Tahun 2018 ini kami menargetkan penjualan online sebesar 30 persen atau Rp50 miliar dari total omset. Target berikutnya omzet penjualan online mencapai 70 persen pada 2020,” kata Presiden Director K-LINK Indonesia Dato’ DR H Md Radzi Saleh dikutip dari Investor Daily.

Radzi Saleh mengatakan, berbagai persiapan terus dilakukan K-LINK untuk memperkuat sistem belanja online-nya. “Target kami April ini sudah bisa diluncurkan sistem baru penjualan online kami,” tambah Radzi.

Berbagai produk kesehatan yang cocok untuk generasi milenial, terus dihadirkan untuk mencapai target tersebut. “Anak muda biasanya senang suplemen kesehatan, produk fashion yang dapat meningkatkan kesehatan seperti kacamata kesehatan yang fashionable, juga produk ladies seperti skincare dan kosmetika,” ujar Radzi di Jakarta, Selasa (30/1/2018)

Selain generasi milenial sebagai pasar baru bagi K-LINK, perusahaan direct selling asal Malaysia ini juga menyasar member baru dari generasi milenial untuk memasarkan produk-produk K-Link. Salah satu strateginya adalah dengan membuka lounge baru di lantai 7 K-LINK Tower yang diberi nama Dynamic Youth Lounge (DYL) untuk para member.

“Anak muda kan senang bekerja dengan suasana santai. Karena itu kami bikin lounge ini. Di sini ada sofa, kursi ayunan, dan snack, juga wifie. Ini tempat kerja yang representatif untuk mengajak para prospek dan memperkenalkan produk K-LINK dengan suasana yang santai,” jelas Ramdzi.

Untuk para wanita, DYL juga menyediakan ruang khusus bagi Ladies Beauty Club (LBC) yang bisa digunakan untuk demo make up atau pertemuan. “Lounge ini gratis untuk member berperingkat manager ke bawah dengan kualifikasi 1 atau 2 poin. Bila tidak memiliki point akan dikenakan biaya masuk lounge sebesar Rp50 ribu,” tandas Radzji.#Investor daily.

2,522 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan