Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Jurnalis Dikeroyok, JOIN Sulbar Desak Kapolda Tindak Tegas Pelaku

Jurnalis Dikeroyok, JOIN Sulbar Desak Kapolda Tindak Tegas Pelaku

MAMUJU, MENIT7.com — Disaat Polri berupaya menjalin kemitraan antara jurnalis sesuai Mou antara Dewan Pers dan Polri. Ada-ada saja sejumlah oknum dari kepolisian menodai MoU tersebut.

Seperti saat aksi pengeroyokan jurnalis atas nama Andis dari salah satu media online, saat melakukan tugas peliputan aksi unjukrasa di Makassar.Ia diseret  dan dibanting oleh sejumlah oknum anggota kepolisian dari Satuan Brimob, Polda  Sulsel, mendapat kecaman keras dari  organisasi Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Sulbar.

Ketua Bidang Advokasi dan Pendampingan Hukum JOIN Sulbar,  Husaini mengatakan, kasus pengeroyokan  jurnalis di Makassar adalah bentuk intimidasi terhadap pemburu berita dan itu juga bentuk menghalangi-halangi tugas jurnalis dalam menjalankan tugas untuk melakukan peliputan aksi demo .

Kata Husaini, jurnalis itu dalam menjalan tugasnya mewakili publik untuk mendapatkan informasi. Mereka dilindungan Undang-undang No 40 tahun 1999.

Untuk itu kami mendesak pimpinan Polri dan Kapolda Sulsel mengusut tuntas peristiwa ini dan hasilnya di umumkan ke publik. Dan menindak tegas para pelaku pengeroyokan,  baik itu tindakan  etik profesi maupun tindak pidana. Karena kekerasan terhadap jurnalis oleh oknum aparat kepolisian bukan kali ini terjadi,” desak Husaini.

Beberapa hari lalu juga ada jurnalis dikeroyok oknum polisi di Papua. Untuk itu harus ada tindakan tegas terhadap pelaku .

“Kami juga meminta kepada polisi tidak melihat jurnalis sebagai musuh, tapi kami adalah mitra kerja yang saling membutuhkan, bekerja sama-sama untuk kepentingan bangsa dan Negara ini,” terang Husaini melalui pesan persnya via WhatsAap (WA) ke Menit7.com, Selasa (10/4/2018).#Jay

1,416 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

48 Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan