Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Jual Software Bajakan Warga Barru Terancam Dipenjara

Jual Software Bajakan Warga Barru Terancam Dipenjara
Gambar Ilustrsi

BARRU ,MENIT7.com- Terdakwa dugaan kasus jual beli software karaoke bajakan di Kabupaten Barru Senin, 12 Pebruari mulai disidangkan di Kantor Pengadilan Negeri Barru.

Baru-baru ini, salah satu penyedia resmi jasa software karaoke bernama Dzone Karaoke, melaporkan warga inisial RS ke Polres Barru atas tindakan pelanggaran hak cipta.

Manajemen Dzone perwakilan Indonesia Timur, Amrul Muhsin Senin, 12 Pebruari di Kantor pengadilan Negeri Barru mengatakan, RS dinilai telah melakukan pelanggaran dengan membajak software karaoke milik Dzone. Kedok RS terbongkar setelah banyaknya temuan bukti pembajakan di lapangan.

“RS sudah kita laporkan dari bulan Mei 2017 ke Polres Barru. Saat ini sudah masuk ke persidangan di pengadilan,” katanya.

Menurut Amrul, RS tidak hanya membajak software, namun juga memperjualbelikan software hasil bajakan itu ke masyarakat tanpa seizin Dzone Karaoke.

“Perbuatan RS ini telah merugikan kami hingga ratusan juta rupiah. Makanya kita gugat,” jelasnya.

Sementara Kasi Intel Kejari Barru, Erwin SH yang dihubungi oleh wartawan membenarkan adanya kasus tersebut. Tersangka RS bakal dijerat dengan pasal 113 ayat 3 UU RI no.28 tahun 2014 tentang pelanggaran hak cipta.

“Dalam kasus ini sebelumnya sudah ada upaya mediasi antara pelapor dan terlapor, namun prosesnya buntu. Makanya kasus ini berlanjut ke pengadilan. RS terancam hukuman pidana paling lama 4 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 M,” jelasnya. (md)

1,524 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

45 Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan