Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Jika Terbukti Oknum Kabid Koperasi Bisa di Penjara

Jika Terbukti Oknum Kabid Koperasi Bisa di Penjara

MAMUJU, MENIT7.com – Kasus dugaan pemalsuan identitas diri dilakukan salah satu oknum Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Barat, berpoligami dengan memalsukan status di buku nikahnya mengaku perjaka dan agama yang berbeda.

Kasus tersebut sudah dilaporkan LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Indonesia Cabang Mamuju. Hal itu menjadi perhatian serius Sekertaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Wahid Makmur saat dihubungi melalui telpon selulernya, Rabu (21/2/2018).

Wahid mengakui, laporan dari LSM GERAK Indonesia sudah masuk, menurutnya pihaknya sudah menurunkan Tim dari Kepala Badan untuk menelusuri laporan yang dialamatkan kepada oknum Kabid Koperasi dan UKM Provinsi Sulbar.

“Saya sudah buatkan surat tugas kepada tim disiplin kepegawaian untuk menelusuri laporan masuk, terkait Kabid Koperasi dan UKM, nanti malam sudah ke Makassar,” ucap Abdul Wahid Mahmud kepada Menit7.com.

Dia menambahkan, jika terbukti memalsukan identitas status diri dan agama oleh oknum Kabid Koperasi dan UMK, akan di non jobkan dan di penjara.

“Jika terbukti sesuai laporan masuk,oknum Kabid Koperasi bisa di non jobkan dan di penjara,” tegasnya.

Dikonfirmasi Ketua LSM GERAK Indonesia Mamuju, Amiruddin meminta kepada Gubernur Sulbar agar oknum Kepala Bidang (Kabid) yang berpoligami tidak diberi hak mengelola anggaran, dikarenakan dapat melakukan tindak korupsi dengan sebab membiayai lebih dari satu isteri.

“Saya minta dengan tegas kepada Gubernur Sulbar, tidak memberi hak kepada oknum Kabid yang berpoligami mengelola anggaran, karena dapat mempengaruhi oknum Kabid tersebut melakukan tindakan korupsi dan penyelewengan uang negara, karena beban biaya hidup bertambah,” kata Amiruddin.#Jay/M71.

1,462 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan