Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Jangan Bandingkan AAS dengan ABM

Jangan Bandingkan AAS dengan ABM

MAMUJU, MENIT7.com – Kepala Badan Penelitian Pembangunan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sulawesi Barat, Dr. H. Jamil Barambangi memiliki penilaian tersendiri terhadap dua sosok putra terbaik yang dimiliki daerah ini yakni Anwar Adnan Saleh akrab disapa AAS dan figur Ali Baal Masdar juga akrab disapa ABM.

Pasalnya, kedua sosok tokoh ini sama- sama ditakdirkan Tuhan untuk menjadi pemimpin pemerintahan tertinggi di Provinsi Sulawesi Barat.  Sebut saja AAS selaku gubernur Sulbar yang pertama hasil dari pemilihan gubernur (Pilgub) Sulbar periode 2006-2011 bersama wakil gubernur,  Amri Sanusi (kini almarhum- red) memulai pemerintahan star dari kilometer nol.

Alhasil,  kerja keras AAS dalam kurung waktu lima tahun kala itu menuai hasil yang sangat maksimal. Terbukti, AAS dalam lima tahun pertama sukses membenahi infrastruktur jalan nasional dari Paku Kabupaten Polman hingga ke ujung utara,  Suremana Kabupaten Mamuju Utara. Bukan hanya infrastruktur jalan yang tuntas kala itu, pembenahan akses Bandara Udara Tampapadang Mamuju hingga pembangunan gedung perkantoran Pemprov dan gedung instansi vertikal lainnya.

Dari aspek pembangunan ekonomi maka kerja keras AAS bersama jajarannya pun sukses mengunci angka pertumbuhan ekonomi yang tertinggi dari 32 provinsi di Indonesia pada triwulan kedua di tahun 2011 silam.

Pengakuan dari berbagai tokoh nasional pun berdatangan tentang sepak terjang AAS dalam mendorong percepatan pembangunan di tanah leluhurnya. Maka AAS pun kembali mendapat mandat dari rakyat Sulbar untuk kembali melanjutkan tongkat kepemimpinan gubernur Sulbar bersama wakil gubernur Aladin S Mengga periode 2012-2016.

Bersama Aladin,  politisi beken yang ikut membesarkan partai Golkar Sulbar itu harus diberhentikan dari keanggotaan partai beringin karena berseberangan pilihan politik di Pilpres  tahun 2015.

Sikap politik AAS di Pilpres ini rupanya tidak sia-sia karena rupanya menjadi jembatan emas untuk berkomunikasi langsung dengan Presiden Joko Widodo.

Peluang emas ini dimanfaatkan AAS untuk merebut anggaran melimpah dari pemerintah pusat. Hasilnya nyata dengan hadirnya akses jalan arteti tahap pertama menyisir pantai dari titik kantor gubernur di daerah Rangas menuju jantung kota Mamuju atau hanya 5 kilometer saja.

Akses jalan monumental ini menjadi pilihan favorit masyarakat Mamuju. Ada yang melakukan aktivitas jogging adapula yang sekedar menikmati suguhan air mancur warna warni pada malam hari.  Oleh masyarakat Mamuju menyebutnya bundaran AAS.

Saat diskusi ringan di cafe resto Hotel  d,Maleo Mamuju usai pelantikan Ikatan Jurnalis Sulbar (IJS) Senin 4 Desember 2017, dengan tegas Jamil Barambangi mengatakan agar tidak membandingkan ABM dengan AAS.

“Pak AAS tidak bisa dibanding bandingkan dengan ABM karena memang tidak sama. Jadi berhentilah kita bandingkan diantara keduanya karena tidak akan pernah bisa sama dengan pola kepemimpinan yang dijalankan pak AAS dengan gubernur kita saat ini,” tegas Jamil.

Figur ABM yang kini pelanjut estapet kepemimpinan di Sulbar tentu juga memiliki mimpi dan cita-cita besar dalam mewujudkan visi misinya bersama wakil gubernur,  Enny Anggraeni Anwar lima tahun kedepan.

Maka dari itu,  masyarakat Sulbar harus bersabar menunggu gebrakan dari pemimpin tertinggi di daerah ini. Apapun rencana Tuhan terhadap daerah ini maka itu merupakan hal terbaik yang harus diterima untuk dijalankan demi mewujudkan akselerasi pembangunan di wilayah Sulbar. #acho/Jay.

3,450 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini

88 Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan