Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Jaksa Agung Harap Kurikulum Anti Korupsi Masuk di SMP dan SMA

Jaksa Agung Harap Kurikulum Anti Korupsi Masuk di SMP dan SMA

JAKARTA, MENIT7.Com – Kejaksaan Agung bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menandatangani nota kesepakatan dan perjanjian kerjasama tentang koordinasi. Dalam kerjasama ini, Jaksa Agung, Prasetyo berharap ada kurikulum membahas masalah hukum.

“Kami harap dukungan dari jajaran Kemdikbud terbukanya pak Mendikbud agar penyelenggaraan kualitas dan kuantitas program tersebut dapat semakin didekatkan dengan kemungkinan dapat ditampung dan dimasukkan ke dalam kurikulum pembelajaran anti korupsi pada pendidikan menengah dan atas,” ujarnya di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (28/9).

Penandatanganan ini dihadiri oleh AM Prasetyo dan Mendikbud Muhadjir Effendy beserta jajarannya. MOU pun disaksikan diseluruh Kejaksaan Tinggi dan Mendikbud di seluruh Indonesia melalui teleconference.

Dalam hal ini ada beberapa poin, antara lain program masuk sekolah, pemberian pendampingan hukum, pertimbangan hukum di bidang perdata, dan koordinasi optimalisasi pemulihan aset.

Menurut AM Prasetyo, program itu bisa membangun karakter peserta didik mulai dari mahasiswa sampai pelajar. Program yang sudah berlangsung sejak tahun 2015 itu dinilai dapat mengubah kesadaran hukum dan kepatuhan hukum sejak dini.

“Sehingga dewasa nanti dapat membentengi dirinya keluarganya dari berbagai kejahatan, termasuk melakukan kecurangan yang berujung pada korupsi,” katanya.

Sementara itu di tempat yang sama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengatakan kerja sama ini sebenarnya kepentingan Kemendikbud.

“Jadi kalau kita lihat ini yang berkepentingan Kemendikbud bukan kejaksaan agung. Saya merasa berhutang budi, dari kejaksaan agung, yang akan mendukung semua program dan masalah yang ada di Kemendikbud,” ujar Effendy.(Mdk/M7)

1,586 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan