Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Istri Stroke, Suami Kepincut Wanita Lain

Istri Stroke, Suami Kepincut Wanita Lain

MENIT7.Com- Romantika cinta Bedu dan Karin masih hangat terasa hingga tahun keempat pernikahan. Hampir saban hari keduanya memadu kasih. Di mana ada Bedu, di situ ada Karin. Sejoli yang tak terpisahkan. Lalu mimpi buruk datang. Semua keindahan hilang. Ketika Karin didiagnosis dokter terkena stroke.

Karin yang dulu segar bugar mendadak mengalami stroke, hingga separuh tubuhnya tak lagi bisa bergerak dengan normal. Dalam kesedihan, dia berusaha tetap tegar di hadapan suami. Mencoba melayani seperti dulu, ketika masih sehat dan dicintai Bedu.

Suatu malam, Bedu setelah pulang dari tempatnya bekerja di kawasan Batakan, Balikpapan Timur mencoba mengajak Karin bicara empat mata. Ada ragu yang sudah terbaca. Gelisah, Bedu mencoba berbicara dengan berbasa-basi, mencoba tak menyakiti sang istri. Namun Karin tak suka itu. Dia meminta suaminya berterus terang.

“Dek, sebagai lelaki, saya meminta izin untuk menikah lagi,” kata Bedu kepada Karin. Bedu disebut tengah kepincut perempuan lain. Permintaan tersebut bak palu yang menghantam cermin hatinya hingga retak berkeping-keping.

Lidah Karin kelu. Napasnya sesak. Bibirnya bergetar. Suara dari mulutnya hanya terdengar samar-samar. Menumpahkan amarah dalam tangis. Air mata mengalir deras. Karin tak terima. Dia tak rela suami tercintanya membagi hati dengan perempuan lain. Hatinya sudah cukup terkoyak-koyak. Tetapi dia tak ingin harga dirinya jatuh.

Keras kepala, Karin memilih bercerai. Meski dia berat untuk mengatakan itu. Bedu yang mengaku masih mencintai Karin bahkan sempat bersimpuh, meminta Karin agar bertahan di sisinya. Tapi tak ada yang bisa mengubah pendirian Karin. Sekalipun tengah stroke, dia tetap datang ke Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Balikpapan.

Ketua Majelis Hakim PA Balikpapan Amir Husain sempat berujar kepada Karin agar mempertimbangkan keputusan cerai itu. Sayang, Karin merasa tak bisa mempertahankan rumah tangga dan ingin segera berpisah. Bujukan dari keluarga pun mental begitu saja.

“Suami dan keluarga memikirkan kondisi kesehatan sang istri. Padahal dengan kondisi stroke itu dia perlu orang-orang yang mau merawat dan menjaganya dengan baik,” jelas Amir. (Kp/m7)

3,674 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

20 Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan