Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

IPMAPUS Minta Kapolda Copot Kapolres Mamasa

IPMAPUS Minta Kapolda Copot Kapolres Mamasa

MAMUJU, MENIT7.com – Peristiwa meninggalnya salahsatu keluarga Pitu Ulunna Salu (PUS) Almarhum Abdullah Taslim Alias DG Lasigi membuat massa
Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) mendatangi Polda Sulbar mempertanyakan atas adanya dugaan oknum kepolisian Polres Mamasa dan Polsek Mambi menutupi kronologis kematian Abdullah Taslim.

Kordinator Lapangan (Korlap) IPMAPUS Ahyar dalam orasi meminta Kapolda Sulbar mencopot Kapolres Mamasa dan Kapolsek Mambi, Ahyar menilai kinerja kepolisian diduga menutupi kasus kematian Abdullah Taslim.

“Kami minta Kapolda Sulbar, sebagai pimpinan tertinggi kepolisian di daerah Sulawesi Barat, untuk segera memberikan ultimatum kepada Kapolsek Mambi dan Kapolres Mamasa agar profesional dalam menindak lanjuti laporan masyarakat,” kata Ahyar dalam orasinya di depan Kantor Polda Sulbar Jalan Ahmad Kirang, Jumat (26/1/2018) sekira pukul 10.20 WITA.

Menurut Ahyar, jika Kapolsek Mambi dan Kapolres Mamasa terbukti lalai dalam mengawal anggotanya atas keberpihakan dan tebang pilih dalam menangani kasus, pihak IPMAPUS meminta Kapolda Sulbar segera mencopot dari jabatannya.

“Jika kasus kematian keluarga kami tetap berjalan di tempat, maka kami akan melakukan aksi yang besar dan berjanji tidak lagi mempercayai penegak hukum di Kepolisian Daerah Sulawesi Barat,” kritik Ahyar.

Selanjutnya, pihak aksi demo dan keluarga Almarhum meminta kepada Kapolda Sulbar segera memerintahkan Kapolres Mamasa untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait meninggalnya Abdullah Taslim, jika proses otopsi diperlukan pihak keluarga almarhum siap demi terwujudnya proses hukum yang lebih baik dan lebih transparan.

Aksi demo diterima Kanit III Jatanras Polda Sulbar, AKBP Andi Mappijaji,SH mengatakan Kapolda Sulbar berada di Jakarta, olehnya itu dia mewakili aspirasi demo IPMAPUS.

“Pasal yang dikenakan adalah pasal 359, dan keterangan dari pihak Reserse Polres Mamasa bahwa pelakunya telah ditahan. Jika ada bukti-bukti yang kuat maka silahkan datang ke saya baru kita selidiki sama-sama,” ucapnya didepan para aksi demo.

“Tidak mungkin saya mengambil tindakan tanpa alat bukti yang kuat. Masukan dari saudara-saudara ku semua untuk segera menyampaikan masukan kepada kami, agar kami bisa menegakkan proses hukum,” kata Andi Mappijaji.#Jay/M7

2,876 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan