Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

ICW: Ada 107 Kepala Daerah Terlibat Korupsi Dana Desa 2016-2017

ICW: Ada 107 Kepala Daerah Terlibat Korupsi Dana Desa 2016-2017
Ilustrasi

JAKARTA, M7 – Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkap terdapat 110 kasus Korupsi penggunaan dana desa melibatkan kepala daerah yang ditangani KPK sejak Januari 2016 hingga Agustus 2017. Akibat praktik korupsi kepala daerah itu kerugian negara diperkirakan mencapai Rp30 miliar.

“Terdapat sedikitnya 110 kasus korupsi anggaran desa yang telah diproses oleh penegak hukum dan diduga melibatkan 139 orang pelaku dengan kerugian sedikitnya mencapai Rp 30 miliar,” kata Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana saat konferensi pers dalam acara bertajuk ‘Pantauan ICW soal korupsi dana desa’, di Kantor ICW, Jalan Kalibata Timur IV D,Jakarta Selatan, Jumat (11/8/2017).

Kurnia mengatakan, terjadi peningkatan signifikan kerugian uang negara akibat praktik culas kepala daerah dalam menggunakan anggaran dana desa jika dibandingkan tahun 2016 dan 2017. Menurut dia, jika pada 2016 kerugian uang negara mencapai Rp10,4 miliar sedangkan hingga Agustus 2017 praktik korupsi kepala daerah itu merugikan uang negara hingga Rp19,6 miliar.

“Terjadi peningkatan jumlah kerugian korupsi dana desa, yang sebelumnya pada tahun 2016 mencapai angka Rp10,4 miliar, di tahun 2017 hingga Agustus yakni Rp19,6 miliar,” ujar dia.

Menurut Kurnia, dari 110 kasus tersebut melibatkan 139 orang pelaku dengan 107 pelaku merupakan kepala desa. Sementara, 30 orang lainnya merupakan perangkat desa dan 2 orang istri dari kepala desa.

“107 dari 139 merupakan kepala desa, aktor lain yaitu 30 perangkat desa dan istri kepala desa sebanyak 2 tersangka,” pungkasnya.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan lima orang tersangka dugaan suap pengamanan kasus penyelewengan dana desa Pamekasan. Dua diantaranya Bupati Pamekasan, Achmad Syafii Yasin dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pamekasan, Rudi Indra Prasetya. Keduanya ditahan terpisah. Achmad Syafii ditahan di Rutan KPK sementara Jaksa Rudi dititipkan di Rutan Cipinang.

Keduanya terlibat dalam pusaran kongkalikong untuk mengamankan kasus dugaan penyelewengan dana desa. Bermula dari kepala desa Dasuk Agus Mulyadi yang ketakutan berurusan dengan hukum, sehingga dia berusaha mengamankan kasus ini dengan melapor ke Kepala Inspektorat Kabupaten Pamekasan, Sucipto Utomo dan ke Kajari Pamekasan agar kasus ini disetop. Bupati Pamekasan Achmad Syafii Yasin juga tak ingin kasus ini mencuat. Sebab bisa menimbulkan kegaduhan. (gil/mdk/ed m7)

3,504 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan