Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Honor Tidak di Naikan Kader Kesehatan Desa Mengundurkan Diri

Honor Tidak di Naikan Kader Kesehatan Desa Mengundurkan Diri

Gorontalo, Menit7.com – Salah satu kader kesehatan Desa Dungaliyo Kecamatan Dungaliyo, Gorontalo, memilih untuk mengundurkan diri dari tugas yang diembannya.

Pilihan untuk mengundurkan diri itu disampaikan langsung oleh Yayu, salah satu kader kesehatan Desa Dungaliyo dihadapan Kepala Desa (Kades) Dungaliyo, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dungaliyo, aparat Desa Dungaliyo dan beberapa kader kesehatan Dungaliyo lainnya di Kantor Desa Dungaliyo, Senin (16/12/2019).

“Tidak perlu lagi Ayah (Kades, red) tahan. Suara yang keluar dari luar, untuk apa menahan mereka, siapa mereka, itulah yang saya tidak suka. Saya juga tidak minta kepada Ayah untuk menahan saya tetap sebagai kader. Intinya Ayah punya keputusan, silahkan,” ujar Yayu dengan luapan emosi.

Menanggapi hal itu, Kades Dungaliyo, Dedi U. Yasin enggan berkomentar banyak. Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Dedi mengatakan bahwa persoalan tersebut hanyalah persoalan kesalahpahaman.

Sementara itu, Ketua BPD Dungaliyo, Hawa Mopangga, saat dimintai tanggapannya mengatakan, bahwa persoaan tersebut disebabkan adanya permintaan kenaikan honor oleh kader kesehatan Desa Dungaliyo.

“Hanya kesalah pahaman terkait honor, kader minta honornya dinaikan. Padahal waktu itu honornya hanya 200 ribu per bulan, sekarang sudah naik. Di APBDes sudah kami naikan 350 ribu per bulan, jadi naik 150 ribu. Kader mau minta ditambahkan lagi, sesuai anggaran yang ada,” ungkap Hawa.

“Ketetapan sekarang, di tahun 2020, honor kader kesehatan Desa Dungaliyo 350 ribu per bulan,” pungkas Hawa. (RRK)

2,291 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan