Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

HEBOH..!!! Kejari Geledah Kantor Notaris

HEBOH..!!! Kejari Geledah Kantor Notaris

KUTAI BARAT, MENIT7.Com – Tim Penyidikan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mengusut tuntas kasus dugaan korupsi dana hibah yang mengalir ketiga Yayasan yakni Permata Bumi Sendawar, Alamanda dan Pendidikan Sendawar terus berlanjut.

Meski sudah bergulir cukup lama, namun penyidik Kejaksaan Kubar terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan diduga masih ada oknum yang terlibat dalam kasus penyelewengan dana hibah sebesar Rp 18,6 Miliar yang diterima oleh tiga yayasan tersebut.

Rabu siang (25/10/2017) sekitar pukul 11.00 WITA, terlihat ada banyak anggota Polisi Polres Kubar bersenjata lengkap dan anggota Kejaksaan Kubar, disalah-satu Kantor Notaris yang berada di simpang busur Kelurahan/Kecamata  Barong Tongkok, Kubar dengan memarkirkan satu unit mobil Dalmas.

Sejumlah warga disekitar Kantor Notaris sempat ketakutan, bahwa sejumlah warga menduga ada kasus perampokan karena banyak polisi. Dari pantauan media ini, dan dikonfirmasi dari sumber terpecaya bahwa Kantor Notaris tersebut sedang di geledah oleh Tim Penyidik Kejaksaan Kubar yang di kawal oleh anggota Polres Kubar bersenjata lengkap.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kubar, Syarif Sulaiman Nahdi membenarkan bahwa sekitar pukul 11.00 WITA, pihaknya menggeledah isi kantor notaris tersebut yang diduga ada kaitanya dengan ketiga Yayasan penerima dana hibah itu.

“Iya mas wartawan, kami sedang melakukan pengembangan penyidikan kasus korupsi dana hibah yang mengalir ke Yayasan di Kubar. Adapun barang bukti yang kami amankan, 1 bundelan berkas dokumen milik Kantor Notaris tersebut,” ungkap Kejari Kubar saat dikonfirmasi melalui telefon selulernya pukul 13.00 WITA.

Menurutnya, penggeledahan tersebut dilakukan atas dasar adanya ketidaksesuaian dengan Akte Notaris yang digunakan kedua Yayasan tersebut. Namun demikian, Syarif tidak menyebut notaris yang mana yang dimaksudkan.

“Kita tunggu saja, bahwa dalam waktu dekat ini barang bukti berupa bangunan Yayasan tersebut akan disita Negara yang akan dilakukan penyegelan oleh Kejaksaan Tinggi Kaltim. Setelah itu, mas wartawan pasti tahu Kantor Notaris yang terlibat,” tegas Syarif.

Ia memastikan bahwa penyidikan kasus korupsi di wilayah Kutai Barat dan Mahakam Ulu terus berlanjut bahkan saat ini ia mengatakan akan segera dikakukan eksekusi oknum yang terlibat dengan kasus korupsi yang lainnya.”Secepatnya penanganan kasus ini akan dirampungkan,” tegas Syarif sembari menutup telefon seluler miliknya.

Untuk diketahui, Tim penyidik Kejaksaan melakukan penggeledahan dipimpin langsung Kejari Sendawar, Syarif Sulaiman Nahdi, didampingi Kapolres Kubar, AKBP Pramuja Sigit Wahono, Kasi Pidsus Johansen Perlindungan SS. Kasi Pidum Yogi SH,  Kasintel Kejari Sendawar Riyan Pramana SH, dan disaksikan Ketua RT setempat. #Abdul/M7.

3,326 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan