Pemerintah Kabupaten Mamuju~Mewujudkan Mamuju yang Maju, Sejahtera dan Ramah

Gugatan Ditolak, Jaksa Bakal Lakukan Penahanan?

Gugatan Ditolak, Jaksa Bakal Lakukan Penahanan?
Pengadilan Negeri Makassar (foto.dok)

MAMUJU,MENIT7.Com- Sejak awal gugatan diperaprdilan, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan dan Barat, Jan S. Maringka, menanggapi santai gugutan yang dilakukan oleh ketua DPRD dan 2 orang wakilnya.

Perlawanan hukum para tersangka korupsi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Barat tahun 2016, berakhir diujung palu sidang Hakim Safri,SH.

Sidang putusan gugatan Praperadilan, terhadap penetapan tersangka oleh pihak Kejati, pagi tadi Rabu (25/10/2017) digelar di Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Dalam amar putusannya Hakim tunggal Syafri, mengatakan menolak gugatan para pemohon, yakni 3 tersangka masing masing, Andi Mappangara (ketua DPRD), Harun dan Munandar wijaya (wakil ketua) dan mengatakan jika penetapan tersangka oleh pihak termohon (Kejati) dianggap sah dan sesuai prosedur, berdasarkan ketentuan hukum KUHAP.

Seperti yang di sampaikan sebelumnya kepada Menit7.com, Kajati JS. Maringka menganggap jika proses penetapan para tersangka tidak menyalahi aturan atau hukum. Pasalnya, ada proses panjang yang telah dilewati pihak penyidik kejaksaan Tinggi (kejati) sebelum penetapan. Dari tahap penyelidikan hingga kepenyidikan sampai ekspose, kemudian penetapan tersangka. Semuanya dilalui sesuai standar operasinal prosedur (SOP).

Seperti halnya dengan kajati, pada sidang sebelumnya, pihak termohon yang diwakili Fahrul, Idam dan Mudatsir, dalam nota pembelaannya, menyampaikan jika SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan), yang dipersoalkan pihak pemohon, sesungguhnya telah dikirimkan kepada pihak pemohon (para tersangka).

Dengan bukti resi pengiriman melalui titipan kilat (tiki) dan resi pengiriman melalui pos. Hal inilah diyakini menjadi dasar ditolaknya gugatan Praperadilan yang diajukan para tersangka oleh Hakim.

Sementara itu, Husaini Ketua Umum Dewan Rakyat Anti Korupsi (Derak), menilai dengan ditolaknya gugatan Praperadilan para tersangka ini, akan berdampak munculnya episode baru. Yakni percepatan Penahanan para tersangka.Serta penetapan tersangka baru.

“Putusan ini bisa saja menjadi acuan pihak kejaksaan untuk segera melakukan Penahanan para tersangka. Kita tunggu saya yakin bakal menyusul juga tersangka baru,” papar Husaini.#Alfian/M7.

1,946 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

No Responses

Tinggalkan Balasan

Dibagikan